Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe terus meningkatkan pengawasan dalam tata kelola pemerintahan mulai dari level atas hingga ke akar rumput, untuk menjamin terlaksananya program kerja.
Pengawasan yang ini, dilakukan untuk memastikan berjalannya visi misi kepemimpinan Kery Saiful Konggoasa (KSK) dan Gusli Topan Sabara (GTS) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe.
Diungkapkan Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara, dirinya intens melakukan pengawasan sesuai amanah UU, serta menjalankan tugas dan fungsi sebagai kepala pemerintahan.
Gusli menuturkan, dalam melakukan pengawasan dirinya menerapkan paradigma baru, yakni tidak hanya output dan income, tetapi juga harus ada benefit dan impac positif buat masyarakat.
“Jadi bukan hanya hasil, membangun itu harus ada manfaat dan dampak positif buat masyarakat, jadi itu yang paling penting harus ada benefit dan impac,” kata Gusli.
Ia juga menjelaskan, untuk menjamin kualitas pembangunan dibutuhkan pengawasan. Sebab, kata Gusli, jika pembangunan tidak diawasi maka hasilnya tidak maksimal. Untuk itu Pemda meningkatkan pengawasan pembangunan yang menggunakan APBD.
Baca Juga :
- Gubernur ASR Beberkan Empat Prioritas Pembangunan di Sultra di Hadapan Lukman Abunawas saat Pengukuhan IKA SMAN 1 Kendari
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Tri Saktiawan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
- DPRD Konawe Terima Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 dari Pemda, Sekda : Defisit Rp174,5 Miliar Ditutup SiLPA dan Pinjaman
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
- FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
- Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul
“Jadi kelemahan kita dalam pengawasan pembangunan saat ini kita reduksi, hal ini khususunya untuk proyek – proyek pembangunan yang menggunakan APBD,” jelasnya.
Gusli juga menjelaskan, dalam proses pengawasan yang dilakukannya, dirinya juga bersinergi dengan Tim Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan Negeri Konawe.
“Sehingga pengawasan dan khususnya pelaporan keuangan dan fisik betul-betul bisa terawasi, olehnya itu saat ini semua pembangunan yang didanai dengan APBD berjalan sebagaimana diharapkan,” pungkasnya.











