Reporter : Hasrun
Editor : Ismed
RUMBIA – Kartu Identitas Anak (KIA) resmi dilaunching di Bombana usai upacara pengibaran bendera 17 Agustus 2019 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kasipute.
Launching tersebut,ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Bombana, H. Tafdil bersama Wakil Bupati Johan Salim, serta Forkopimda dan para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana.
Kadis Dukcapil Bombana, Firdaus Syamsudin menuturkan, KIA merupakan indentitas anak di wilayah Bombana dan dapat di miliki di Kantor Dukcapil setempat.
“Syaratnya yaitu, dengan membawa kartu keluarga dan KTP orang tua anak,” ujarnya kepada Mediakendari.Com. Sabtu, (17/8/2019).
BACA JUGA :
- GEMARI-SULTRA Desak Polda Periksa Dirut CV Bombana Maju Makmur, Soroti Aktivitas Tambang dan RKAB
- Kamar Auto Tenang! Informa Kendari Kasih Cashback Hingga Rp 9 Juta tambah Diskon 10 Persen Hingga 30 September
- Informa Kendari Tebar Promo Besar-Besaran, Cashback Hingga Rp 9 Juta Untuk Furniture Kamar Tidur
- BAHAYA! Truk Bahan Curah Bebas Masuk Kapal Ferry Kendari-Konkep, JPKP Nasional Ancam Lapor Kemenhub
- Pecah Telor Mafia Tanah! Bos Baru BPN Sultra Sowan ke Polda, Sinyal Perang Terhadap Sengketa Lahan
- Polda Sultra gelar Syukuran 30 Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat Sulawesi Tenggara
Dijelaskannya, kartu indentitas ini nantinya dapat dimiliki oleh anak berusia 17 an tahun kebawah. “Untuk anak berusia nol sampai lima tahun, harus membawa foto sedangkan usia 6 sampai 17 tahun tidak mesti membawa foto. Soal foto bisa direkam bisa juga dibawah langsung,” terang Firdaus.
Lebih lanjut Firdaus, menjelaskan, KIA ini nantinya akan bermanfaat bagi anak dalam administrasi pablik.
“Misalnya bisa digunakan untuk keperluan pendidikan, paspot dan juga untuk membuka rekening,” tandasnya.
Selanjutnya kata Firdaus,untuk memberikan informasi kepada warga wilayah itu, tentang Kartu Indentitas Anak, pihaknya akan melakukan sosialisasi ditingkat kecamatan dan desa. “Kita juga akan sebar baleho berisi pemberitahuan KIA di desa,” tuturnya.
Selain itu katanya, pihaknya juga siap untuk melakukan pelayanan KIA dengan cara mobile di wilayah penghasil-penghasil emas itu. “Kami juga siap melakukan pelayanan keliling,” pungkasnya. (B)











