Reporter: M Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto mendukung percepatan proses transformasi kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Hal itu disampaikan Yandri saat membawakan Kuliah Umum di hadapan ratusan mahasiswa IAIN Kendari di gedung Auditorium, Senin (2/12/2019).
Lanjutnya, dalam membangun generasi bangsa atas dasar nilai-nilai religiusitas, Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Sultra yang perlu diberikan ruang lebih luas.
“Transformasi IAIN menjadi UIN telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang menginginkan hadirnya Universitas yang berlandaskan nilai keislaman,” ucapnya.
Baca Juga :
- JIKA GIBRAN TIDAK MEMENUHI SYARAT, APAKAH AKAN BERIMBAS KEPADA PRABOWO?
- Tujuh Tahun Tragedi Randi–Yusuf : Ketika Keadilan Belum Menemukan Titik Terang
- Tambang Nikel PT Kasmar Tiar Raya Telan Korban, M Nawir Dianiaya hingga Kritis di RS Jafar Harun
- Diduga Sedang Liputan Pembayaran Lahan, Kades Herman Rangkap Jadi Humas PT Kasmar Tiar Raya di Kolut Aniaya M Nawir Hingga Kritis
- Ber ID Card Warta Global, Oknum Kades Mekuasseng Diduga Aniaya M Nawir Hingga Tak Sadar Diri di RS Jafar Harun Kolut
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
Kehadiran Ketua Komisi VIII disambut meriah ratusan mahasiswa. Yandri telah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh terkait alih status IAIN Kendari.
“Waktu dekat kami akan ada agenda hearing dengan Menteri Agama, kami akan bahas mengenai percepatan alih status,” ungkapnya Yandri
Selain itu dalam kunjungan Komisi VIII untuk melihat seluruh mahasiswa dan melihat Sarana prasarana IAIN Kendari serta dailog bersama Mahasiswa











