Reporter: M Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto mendukung percepatan proses transformasi kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Hal itu disampaikan Yandri saat membawakan Kuliah Umum di hadapan ratusan mahasiswa IAIN Kendari di gedung Auditorium, Senin (2/12/2019).
Lanjutnya, dalam membangun generasi bangsa atas dasar nilai-nilai religiusitas, Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Sultra yang perlu diberikan ruang lebih luas.
“Transformasi IAIN menjadi UIN telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang menginginkan hadirnya Universitas yang berlandaskan nilai keislaman,” ucapnya.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Kehadiran Ketua Komisi VIII disambut meriah ratusan mahasiswa. Yandri telah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh terkait alih status IAIN Kendari.
“Waktu dekat kami akan ada agenda hearing dengan Menteri Agama, kami akan bahas mengenai percepatan alih status,” ungkapnya Yandri
Selain itu dalam kunjungan Komisi VIII untuk melihat seluruh mahasiswa dan melihat Sarana prasarana IAIN Kendari serta dailog bersama Mahasiswa











