Reporter: M Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto mendukung percepatan proses transformasi kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Hal itu disampaikan Yandri saat membawakan Kuliah Umum di hadapan ratusan mahasiswa IAIN Kendari di gedung Auditorium, Senin (2/12/2019).
Lanjutnya, dalam membangun generasi bangsa atas dasar nilai-nilai religiusitas, Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Sultra yang perlu diberikan ruang lebih luas.
“Transformasi IAIN menjadi UIN telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang menginginkan hadirnya Universitas yang berlandaskan nilai keislaman,” ucapnya.
Baca Juga :
- Miris!! Bertahun Tahun Tarik PAD di Pantai Wisata Toronipa, Pemda Konawe hanya Miliki Aset 1 Unit MCK
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
Kehadiran Ketua Komisi VIII disambut meriah ratusan mahasiswa. Yandri telah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh terkait alih status IAIN Kendari.
“Waktu dekat kami akan ada agenda hearing dengan Menteri Agama, kami akan bahas mengenai percepatan alih status,” ungkapnya Yandri
Selain itu dalam kunjungan Komisi VIII untuk melihat seluruh mahasiswa dan melihat Sarana prasarana IAIN Kendari serta dailog bersama Mahasiswa











