Reporter: M Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto mendukung percepatan proses transformasi kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Hal itu disampaikan Yandri saat membawakan Kuliah Umum di hadapan ratusan mahasiswa IAIN Kendari di gedung Auditorium, Senin (2/12/2019).
Lanjutnya, dalam membangun generasi bangsa atas dasar nilai-nilai religiusitas, Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Sultra yang perlu diberikan ruang lebih luas.
“Transformasi IAIN menjadi UIN telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang menginginkan hadirnya Universitas yang berlandaskan nilai keislaman,” ucapnya.
Baca Juga :
- Gegara Disorot Anggaran Rp 1,9 M, Proyek Tak Sesuasi Spesifikasi, Kajari Konawe Minta Pekerjaan Dihentikan Sementara
- Sultra Maimo 2026 di Kendari Berakhir 9 Agustus
- Peringati Hari Lahir Kejaksaan Tahun 2026, Asintel Kejati Sultra : Ada Tauziah Ustad Das’ad Latif sampai Adhyaksa Run
- Ditlantas Polda Sultra Edukasi Pengemudi Angkutan Barang, Tekankan Kelaikan Kendaraan Demi Keselamatan
- Angkat Tema Sinergi Polri dan Masyarakat, MEK TV Berikan Penghargaan kepada Kapolda Sultra melalui Kabid Humas
- Jadi Narasumber Program Jaksa Menjawab, Asisten Pemulihan Aset dan Kasi Penkum Kejati Sultra Terima Penghargaan dari Komisaris MEK TV
Kehadiran Ketua Komisi VIII disambut meriah ratusan mahasiswa. Yandri telah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh terkait alih status IAIN Kendari.
“Waktu dekat kami akan ada agenda hearing dengan Menteri Agama, kami akan bahas mengenai percepatan alih status,” ungkapnya Yandri
Selain itu dalam kunjungan Komisi VIII untuk melihat seluruh mahasiswa dan melihat Sarana prasarana IAIN Kendari serta dailog bersama Mahasiswa











