Redaksi
KENDARI – Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Konawe menggugah keprihatinan banyak pihak, untuk turut memberikan bantuan bagi warga yang menjadi korban banjir dengan berbagai cara.
Aksi sosial untuk memberikan bantuan dilakukan mulai dari komunitas pemuda, perusahaan swasta hingga kelompok perempuan dan ibu rumah tangga. Termasuk juga salah satunya, oleh jajaran Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Konawe.
Aksi sosial Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, yang dipimpin Ketua Umum, Titin Nurbaya Saranani dilakukan dengan mengunjungi langsung korban bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe.
Setelah sebelumnya memberikan bantuan bagi ratusan korban banjir di Kecamatan Anggaberi, TP PKK Konawe melanjutkan lawatan sosialnya ke Kecamatan Anggotoa, Kamis (13/6/2019).
Baca Juga :
- Polda Sultra Musnahkan 5,4 Kilogram Narkotika, Selamatkan Lebih dari 54 Ribu Jiwa dari Ancaman Penyalahgunaan
- Perdana Masuk Kantor sebagai Plt Kepala DPMD Konawe, Aswar Rasak Tuntaskan Polemik 4 Kades yang Lulus PPPK
- Penggunaan Bahasa Tolaki di Bandara Haluoleo, Ketua DPP LAT Lukman Abunawas: Langkah Pelestarian Budaya
- Tunjukan Komitmennya Kawal Hak Masyarakat Adat, SATGAS Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Sultra Surati PT SCM Routa
- Raih Juara I Pemilihan Nona Indonesia Sultra, Lagi, Maliqa Aurora Janiqa akan Wakili Sultra Ke Tingkat Nasional pada Pemilihan NONA Indonesia
- Usai Sertijab, Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono akan Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Di wilayah ini sedikitnya 300 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban banjir sejak sepekan silam, dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, sehingga menyebabkan warga mengungsi.
Selain memberikan bantuan ratusan paket berisi makanan dan minuman serta pakaian layak, Ketua TP PKK Konawe bersama jajaran juga memantau kondisi warga di pengungsian khususnya para ibu, anak dan beberapa bayi.
Dalam kunjungannya ini, Titin Nurbaya Saranani menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga khususnya para ibu tentang kondisi dan kebutuhan logistik serta kelengkapan sehari-hari di pengungsian.











