Reporter: Safrudin Darma
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menampilkan Beras Wakowondu, Wangkariri, Watanta, Wakombe, Wakapolres di stand pameran Sultra Ekspo dalam perayaan HUT Sultra ke-55, di Eks MTQ Kendari, Selasa (23/4/2019).
Asisten II Pemda Butur, Dr. Budianti Kadidaa, Msi mengatakan, pihaknya sengaja memajang Beras Wakowondu sebagai produk unggulan hasil pertanian organik, yang sudah menjadi produk andalan nasional hingga ke internasional.
“Tadi gubernur bapak Ali Mazi pun sudah melihat beras organik tersebut, seperti beras Wakowondu, Waponiki, Wakalambe, dan beras Wakapolres,” jelasnya.
Baca Juga :
- Diduga Langgar Sejumlah Aturan, LSM Gerak Sultra Desak Bupati Konawe Copot Jabatan Plt Lurah Toronipa
- Polda Sultra Musnahkan 5,4 Kilogram Narkotika, Selamatkan Lebih dari 54 Ribu Jiwa dari Ancaman Penyalahgunaan
- Perdana Masuk Kantor sebagai Plt Kepala DPMD Konawe, Aswar Rasak Tuntaskan Polemik 4 Kades yang Lulus PPPK
- Penggunaan Bahasa Tolaki di Bandara Haluoleo, Ketua DPP LAT Lukman Abunawas: Langkah Pelestarian Budaya
- Tunjukan Komitmennya Kawal Hak Masyarakat Adat, SATGAS Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Sultra Surati PT SCM Routa
- Raih Juara I Pemilihan Nona Indonesia Sultra, Lagi, Maliqa Aurora Janiqa akan Wakili Sultra Ke Tingkat Nasional pada Pemilihan NONA Indonesia
Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Butur terus menggenjot perkembangan dan mutu beras organik ini. “Dan alhamdulillah, pemerintah daerah Butur mendapat suport dari Gubernur Sulawesi Tenggar,” tambahnya.
Di stand pameran Pemda Butur ini, kata Dr. Budianti, pihaknya juga menampilkan komoditas lain selain hasil pertanian, yaitu olahan hasil laut, seperti rumput laut, agar-agar, lofter, dan kepiting.
Ia menyebut, produk yang ditampilkan tersebut dikembangkan dengan bantaun pendanaan dari Pemprov Sultra dan Pusat, untuk mewujudkan tujuan dan visi misi Kabupaten Butur.
“Kami akan melakukan yang terbaik dan bekerja maksimal untuk menjadi daerah beras organik dan hasil perikanan yang berkualitas tinggi, demi kesejahteraan petani dan para nelayan, juga untuk Butur yang sejahtera,” tutupnya. (A)











