Redaksi
KENDARI – Status darurat banjir di Kabupaten Konawe, terus mendapatkan perhatian dari sejumlah kalangan baik di level daerah maupun nasional. Salah satu yang memberikan dukungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Pusat melalui program LPS Peduli.
Dalam program LPS Peduli ini, korban bencana banjir di Posko Pengungsian di Desa Lalonggotomi Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, diberikan bantuan sembako dan pengobatan gratis.
Kehadiran jajaran tim LPS Pusat yang hadir untuk menyalurkan bantuan melalui program LPS Peduli, diterima langsung Camat Pondidaha, Muhammad Nur.
Direktur LPS Pusat, Trisna Restu menjelaskan LPS Peduli merupakan program yang dicanangkan di instansi yang dipimpinnya untuk menyalurkan bantuan bagi korban bencana di seluruh Indonesia.
Untuk di Kabupaten Konawe, LPS menyelenggarakan pengobatan gratis dengan melibatkan sebuah organisasi relawan kesehatan yang dilibatkan dalam program LPS Peduli.
“Kami juga memberikan bantuan perlengkapan dan kebutuhan untuk anak dibawah lima tahun seperti popok, susu serta makanan bayi,” jelasnya.
Baca Juga :
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KAI Sultra Umumkan Hasil UKDPA 2026, 41 Peserta Dinyatakan Lulus Advokat
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Pos PJR Induk Sampara Jadi Tempat Singgah Favorit, Sopir: Pelayanan Ditlantas Sultra Nyaman dan Humanis
Trisna berharap dengan bantuan pengobatan gratis serta kebutuhan gizi untuk balita, maka korban banjir yang ada di pengungsian di Desa Lalonggatomi kesehatannya lebih terjaga.
Sebab, kata Trisna, banjir di Kabupaten Konawe saat ini sedang masa pemulihan, dan di masa ini umumnya kondisi kesehatan warga kerap menurun, sehingga timbul penyakit seperti gatal, ispa dan lainnya.
“Kita berharap dengan pengobatan gratis yang dilakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya korban banjir, ” pungkasnya.











