oleh

Mahasiswa UHO Ditikam OTK Saat Sedang Asik Main Game Online Depan Indekos

-NEWS-105 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Seorang pria bernama Will Yam Longori (25) yang merupakan mahasiswa Jurusan Geografi,

Fakultas Ilmu dan Tekhnologi Kebumian, Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi korban penganiayaan berupa pengeroyokan dan penikaman oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) saat sedang main game online di depan indekosnya.

Kejadian itu bertempat di Rumah Kost Maranti 3, Jalan Kelengkeng, Kelurahan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu 13 Agustus 2022, sekitar pukul 03.00 WITA.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengungkapkan, kronologi itu berawal saat korban sedang duduk main game di depan kamar kosnya, tiba-tiba ada sekelompok pemuda yang tak dikenalinya menegur dan menuju salah satu kamar yang ada di kos tersebut korban.

Baca Juga : Mobil Stargazer Resmi Diluncurkan di Kendari, ini Daftar Harganya

“Salah seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor tersebut menegur korban sambil berkata bahwa “Begadang Di”, kemudian menuju ke kamar kos ujung, setelah itu korban mengambil Handphonenya dan merekam lelaki tersebut,” ungkap dia dalam keterangan tertulisnya.

Melihat korban yang melakukan perekaman, ketiga pelaku kemudian mendekati korban dan meminta handphonenya untuk menghapus video yang telah direkam.

Setelah video dihapus dan dikembalikan, ada salah satu pelaku langsung melayangkan pukulan, sehingga terjadinya perkelahian antara korban bersama ketiga pelaku.

Lanjutnya, saat kejadian itu, dua rekan dari pelaku kemudian datang dan ikut melalukan pengeroyokan, sehingga dengan spontan korban mengambil sebatang kayu yang ada pakunya dan memukulkan ke salah satu pelaku.

Baca Juga : Pastikan Kecepatan Progres Revitalisasi Anjungan Sultra, Gubernur Sultra Kembali Kunjungan TMII

“Saat itu korban melihat ada sebatang kayu yang ujungnya terdapat paku berada di bawah kursi depan kamar, kemudian korban mengambil kayu tersebut dan memukulkannya ke salah satu pelaku, dan pelaku tersebut sempat mengalami luka akibat tertancap paku pada tangannya,” ucapnya.

Eka membeberkan, saat korban melarikan diri ke dalam kamar kos temanya, rekan-rekan pelaku kemudian datang lagi dengan jumlah yang banyak lalu ikut melakukan pengeroyokan hingga penikaman.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri, dua luka sayat dan satu luka robek pada lengan sebelah kiri.

Adapun untuk kondisi korban saat ini sedang dalam perawatan serius di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kendari.

 

Reporter : Muhammad Ismail