NEWS

Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN

×

Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN

Sebarkan artikel ini

Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN

KENDARI, Mediakendari.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknasbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar tiga kegiatan lomba yang melibatkan tenaga pendidik tingkat SMA dan SMK se-Kota Kendari.
Tiga lomba tersebut yakni lari kelereng, estafet sarung, dan bola gotong. Kegiatan ini dikemas tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar-guru.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan HUT RI ke-81 Diknasbud Sultra, Ishak Paway, S.Pd., M.A., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat dalam suasana santai dan penuh kegembiraan agar para guru dapat menikmati momentum peringatan kemerdekaan.

“Dipilih tiga lomba ini, yakni bola gotong, estafet sarung dan lari kelereng. Agar teman-teman guru bisa seru-seruan. Kegiatan ini dikemas untuk menghibur mereka,” ungkap Ishak di Kantor Diknasbud Sultra, Kamis (21/8/2026).

Kepala Bidang SMK Diknasbud Sultra itu menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-tenaga pendidik yang berada di bawah naungan Diknasbud Sultra.

Ishak Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara

Selain kegiatan olahraga dan hiburan, Diknasbud Sultra juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menggalakkan kampanye sosial anti Radikalisme, Kekerasan, Perundungan dan Narkoba (RKPN) di lingkungan satuan pendidikan.

Menurut Ishak, dua agenda tersebut sengaja dipadukan agar kegiatan peringatan HUT RI tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki pesan edukatif bagi para tenaga pendidik.

“Khusus sekolah-sekolah yang ada dalam Kota Kendari. Jadi silaturahminya dapat, kampanye sosialnya juga dapat. Maka kumpul di sini, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Bangun Generasi Tanpa RKPN
Ishak menegaskan, kampanye anti-RKPN merupakan bagian dari upaya Diknasbud Sultra membangun generasi muda yang bebas dari radikalisme, kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, satuan pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat.

“Sebetulnya misi yang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi kemas adalah dalam rangka membangun generasi muda yang kita harapkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba yang dinilainya menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Ishak mengatakan, dampak narkoba tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi prestasi dan masa depan peserta didik.

“Jadi narkoba bukan semata psikotropikanya, tapi nafsunya sehingga bisa membahayakan generasi muda, utamanya mereduksi prestasi murid sehingga berdampak pada masa depan anak-anak bangsa ke depan,” katanya.

Karena itu, lanjut Ishak, Diknasbud Sultra memilih melakukan langkah antisipasi sejak dini melalui kampanye dan edukasi di lingkungan sekolah.

Tak Ada Sekolah yang Merasa Lebih dan Kurang
Ishak berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat hubungan antarsekolah dan tenaga pendidik di Kota Kendari.

Ia menekankan tidak boleh ada sekat maupun perasaan bahwa satu sekolah lebih unggul dibandingkan sekolah lainnya, karena seluruh satuan pendidikan tersebut berada dalam satu naungan Diknasbud Sultra.

“Jadi tali silaturahmi dapat, sosialisasinya juga dapat. Kita berharap tidak ada lagi sekolah yang merasa lebih dan sekolah yang merasa kurang. Semua kita berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara,” pungkasnya** (mus)