Reporter: Muh. Ardiansyah R
Editor: Taya
KENDARI – Pascabentrok tercatat 25 rumah di Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, Buton Tengah yang dibakar sejumlah pemuda.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menyesalkan bentrok yang terjadi antar pemuda yang mengakibatkan kerugian kepada sejumlah warga di Desa Wadiabero.
“Pasca kejadian itu Polda Sultra langsung berada di tengah – tengah masyarakat, dan melaporkan bahwa tidak ada pertikaian lagi dan hari ini sudah mulai berangsur – angsur dan mudah – mudahan sudah dalam setuasi terkendali,” ucapnya kepada MEDIAKENDARI.com, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga :
- Presiden Prabowo Diminta Dorong Pemeriksaan Istri Gubernur Sultra ASR Diduga Kebal Hukum ke Kejagung, Masuk Daftar Satgas Tambang Nikel Sanksi Rp2,19 Triliun.
- Gerak Sultra Minta Kajati Tetapkan Tersangka kasus Makan Minum Gubernur Sultra Rp31 M, Padahal Kejati Sudah Ungkap Tiga Modus Dugaan Korupsi
- Rp401,65 Miliar Dikembalikan, Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI Kolaka, Sultra
- Polda Sultra Ungkap Peredaran Sabu di Kolaka Utara, 466,21 Gram Diamankan
- Satgas Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Silaturahmi ke Wagub Sultra, Bahas Keberadaan PT SCM di Routa
- Mutasi Besar Polri: Sejumlah Kapolda dan Wakapolda Berganti, Roycke Harry Langie Naik Jadi Astamaops
Sementara untuk ganti rugi 25 rumah yang terbakar, lanjut Ali Mazi pihaknya baru akan membahas bersama pihak terkait. Saat ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sultra untuk menghitung kerugian yang dialami warga.
“Nanti setelah penyerahan DIPA hari ini, baru saya akan membahas bersama pihak terkait untuk mencari solusi 25 rumah yang terbakar. Apakah kita berikan bantuan atau bagaimana, nanti setelah penyerahan DIPA. Kemarin saya sudah panggil Dinas Perumahan dan setelah dihitung kerugiannya sekitar Rp 2–3 miliar,” ungkapnya.
Politisi Partai Nasional Demokrat ini mengimbau agar masyarakat tidak mengulangi kejadian yang dapat merugikan orang lain.
“Marilah kita ciptakan harmonisasi, kedamaian dan persatuan kita. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintah, dalam keadaan aman,” katany usai menghadiri pelantikan pengurus KONI. (A)











