Reporter : Muh. Ardiansyah Rahman
Editor : Kang Upi
KENDARI – Puluhan aktivis Lingkar Pemuda Pemerhati Sosial dan Budaya (LP2SB) Konawe Selatan menggelar aksi penggalangan untuk korban banjir di Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Selatan.
Dalam aksi ini, LP2SB mengalang dana di sejumlah titik keramaian di Kota Kendari, serta di Gerbang Ranomeeto dan sejumlah perempatan lampu merah, Selasa, (11/6/2019).
Meski diguyur hujan, namun aksi solidaritas ini, tetap dilaksanakan dengan penuh semangat oleh anggota LP2SB, dengan mendatangi pengendara untuk meminta sumbangan, mulai sore hingga malam hari.
Ketua Umum LP2SB Konawe Selatan Helvin, S.Sos mengatakan, aksi penggalangan dana ini sebagai bukti konkret LP2SB Konsel dalam merespon dan bertindak cepat dalam penanganan masalah sosial di daerahnya.
“Merespon, kreatif, dan bertindak cepat itu kan moto dari LP2SB Konsel. Kami merespon dengan cara kreatif dan bertindak cepat untuk meringankan beban saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana di Konsel, Konut dan Konawe,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat Dewan Pembina UKM-Seni IAIN Kendari dan Pekerja Sosial Perlindungan Anak Konsel itu mengungkapkan, aksi penggalangan dana ini akan digelar hingga beberapa hari kedepan.
Baca Juga :
- Polda Sultra Gelar Doa Bersama Dalam Rangka Menyongsong Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026
- Malyqa Aurora Wakili Sultra di Ajang Supra Stars Indonesia 2026
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
Nantinya, kata Dian, donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung di Konsel, Konut dan Konawe, melalui Posko LP2SB Konsel.
Sementara itu, Sekretaris Umum LP2SB Konsel Sarman Anamohewu berharap, aksi solidaritas ini bisa mengurangi sedikit beban yang dirasakan korban bencana banjir yang telah kehilangan seluruh harta bendanya.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban mereka, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Di sini ada solidaritas,” ujar mahasiswa IAIN Kendari asal Konsel ini.











