Reporter : Muh. Ardiansyah Rahman
Editor : Kang Upi
KENDARI – Puluhan aktivis Lingkar Pemuda Pemerhati Sosial dan Budaya (LP2SB) Konawe Selatan menggelar aksi penggalangan untuk korban banjir di Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Selatan.
Dalam aksi ini, LP2SB mengalang dana di sejumlah titik keramaian di Kota Kendari, serta di Gerbang Ranomeeto dan sejumlah perempatan lampu merah, Selasa, (11/6/2019).
Meski diguyur hujan, namun aksi solidaritas ini, tetap dilaksanakan dengan penuh semangat oleh anggota LP2SB, dengan mendatangi pengendara untuk meminta sumbangan, mulai sore hingga malam hari.
Ketua Umum LP2SB Konawe Selatan Helvin, S.Sos mengatakan, aksi penggalangan dana ini sebagai bukti konkret LP2SB Konsel dalam merespon dan bertindak cepat dalam penanganan masalah sosial di daerahnya.
“Merespon, kreatif, dan bertindak cepat itu kan moto dari LP2SB Konsel. Kami merespon dengan cara kreatif dan bertindak cepat untuk meringankan beban saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana di Konsel, Konut dan Konawe,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat Dewan Pembina UKM-Seni IAIN Kendari dan Pekerja Sosial Perlindungan Anak Konsel itu mengungkapkan, aksi penggalangan dana ini akan digelar hingga beberapa hari kedepan.
Baca Juga :
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
Nantinya, kata Dian, donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung di Konsel, Konut dan Konawe, melalui Posko LP2SB Konsel.
Sementara itu, Sekretaris Umum LP2SB Konsel Sarman Anamohewu berharap, aksi solidaritas ini bisa mengurangi sedikit beban yang dirasakan korban bencana banjir yang telah kehilangan seluruh harta bendanya.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban mereka, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Di sini ada solidaritas,” ujar mahasiswa IAIN Kendari asal Konsel ini.











