Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) Asean ke-VI, yang rencananya digelar mulai 18 – 21 November 2019.
Sekretaris Daerah (Sekda) Baubau, Roni Muhtar mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat untuk membahas teknisi secara terperinci. Rapat itu, juga menyepakati agar para panitia daerah dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
“Hari ini kita matangkan persiapan pelaksanaan FKMA. Sehingga, tamu yang diundang tidak ragu untuk hadir,” ucap Roni Muhtar kepada sejumlah wartawan, Kamis (31/10/2019).
Tujuannya, kata Roni Muhtar, agar para tamu FKMA nantinya bisa mendapat kesan eksklusif melalui pelayanan yang baik mulai penginapan, tempat makan maupun hal lainnya.
Baca Juga :
- Miris!! Bertahun Tahun Tarik PAD di Pantai Wisata Toronipa, Pemda Konawe hanya Miliki Aset 1 Unit MCK
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
Untuk pusat pelaksanaan FKMA nanti, kata dia, akan dipusatkan di tiga lokasi di Kota Baubau yaitu Kotamara, Baruga Keraton dan Palagimata.
“Kita tergat jangka panjangnya mereka (Tamu) dapat menceritakan keindahan wisata ketika pulang dari Baubau bahwa Baubau itu luar biasa. Kita tinggal eksen karena persiapan sudah mantap,” tandas mantan Kepala Bappeda Baubau ini. /B











