Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) Asean ke-VI, yang rencananya digelar mulai 18 – 21 November 2019.
Sekretaris Daerah (Sekda) Baubau, Roni Muhtar mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat untuk membahas teknisi secara terperinci. Rapat itu, juga menyepakati agar para panitia daerah dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
“Hari ini kita matangkan persiapan pelaksanaan FKMA. Sehingga, tamu yang diundang tidak ragu untuk hadir,” ucap Roni Muhtar kepada sejumlah wartawan, Kamis (31/10/2019).
Tujuannya, kata Roni Muhtar, agar para tamu FKMA nantinya bisa mendapat kesan eksklusif melalui pelayanan yang baik mulai penginapan, tempat makan maupun hal lainnya.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Untuk pusat pelaksanaan FKMA nanti, kata dia, akan dipusatkan di tiga lokasi di Kota Baubau yaitu Kotamara, Baruga Keraton dan Palagimata.
“Kita tergat jangka panjangnya mereka (Tamu) dapat menceritakan keindahan wisata ketika pulang dari Baubau bahwa Baubau itu luar biasa. Kita tinggal eksen karena persiapan sudah mantap,” tandas mantan Kepala Bappeda Baubau ini. /B











