Laporan: Jaspin
Editor : Kang Upi
TIRAWUTA – Meski telah disampaikan Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah bahwa proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dibuka, namun hingga kini proses tersebut belum dilakukan.
“Penerimaan PPPK sudah mulai berproses, bahkan secepatnya kita laksanakan pendaftaran. Dan Untuk tesnya pun sama dengan CPNS,” kata Tony, Senin (25/2/2019) lalu.
Tidak hanya berjanji akan segera membuka proses perekrutan PPPK tersebut, Tony juga menyebut anggaran untuk pengajian PPPK telah disiapkan melalui APBD perubahan, untuk dua formasi yang diusulkan yakni guru, dan penyuluh.
Baca Juga :
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
- Pemilik Lahan Pertanyakan Status Pengelolaan Wisata Toronipa, SK Lurah Disebut Upaya Menertibkan Pengelolaan
Namun hal berbeda disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Koltim Dra. Hj. Murtini Balaka, M.Si, bahwa hingga saat ini terkait perekrutan PPPK belum bisa dilakukan.
Menurutnya, ketidakjelasan perekrutan PPPK itu disebabkan belum adanya surat atau pemberitahuan dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Repormasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terkait mekanisme perekrutan tersebut.
“Sejauh ini saya belum tahu bagaimana mekanisme perekrutannya. Jagankan perekrutanya, untuk cara tesnya saja kita belum tahu,” ungkap Murtini Balaka, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 15/4/2019).
Untuk itu, kata Murtini, saat ini Pemkab Koltim masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kemenpan RB, terkait mekanisme dan tes dalam proses perekrutan PPPK.
“Kalau sudah ada juknisnya, maka kita laksanakan. Persoalan anggaran untuk Pengajiannya saya pikir sudah tidak ada masalah. Sebab bupati sudah mengatakan sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. (A)











