Laporan: Jaspin
Editor : Kang Upi
TIRAWUTA – Meski telah disampaikan Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah bahwa proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dibuka, namun hingga kini proses tersebut belum dilakukan.
“Penerimaan PPPK sudah mulai berproses, bahkan secepatnya kita laksanakan pendaftaran. Dan Untuk tesnya pun sama dengan CPNS,” kata Tony, Senin (25/2/2019) lalu.
Tidak hanya berjanji akan segera membuka proses perekrutan PPPK tersebut, Tony juga menyebut anggaran untuk pengajian PPPK telah disiapkan melalui APBD perubahan, untuk dua formasi yang diusulkan yakni guru, dan penyuluh.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Namun hal berbeda disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Koltim Dra. Hj. Murtini Balaka, M.Si, bahwa hingga saat ini terkait perekrutan PPPK belum bisa dilakukan.
Menurutnya, ketidakjelasan perekrutan PPPK itu disebabkan belum adanya surat atau pemberitahuan dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Repormasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terkait mekanisme perekrutan tersebut.
“Sejauh ini saya belum tahu bagaimana mekanisme perekrutannya. Jagankan perekrutanya, untuk cara tesnya saja kita belum tahu,” ungkap Murtini Balaka, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 15/4/2019).
Untuk itu, kata Murtini, saat ini Pemkab Koltim masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kemenpan RB, terkait mekanisme dan tes dalam proses perekrutan PPPK.
“Kalau sudah ada juknisnya, maka kita laksanakan. Persoalan anggaran untuk Pengajiannya saya pikir sudah tidak ada masalah. Sebab bupati sudah mengatakan sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. (A)











