Laporan: Jaspin
Editor : Kang Upi
TIRAWUTA – Meski telah disampaikan Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah bahwa proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dibuka, namun hingga kini proses tersebut belum dilakukan.
“Penerimaan PPPK sudah mulai berproses, bahkan secepatnya kita laksanakan pendaftaran. Dan Untuk tesnya pun sama dengan CPNS,” kata Tony, Senin (25/2/2019) lalu.
Tidak hanya berjanji akan segera membuka proses perekrutan PPPK tersebut, Tony juga menyebut anggaran untuk pengajian PPPK telah disiapkan melalui APBD perubahan, untuk dua formasi yang diusulkan yakni guru, dan penyuluh.
Baca Juga :
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Dari Mimbar Masjid Raudhatul Mujahidin, Kapolda Sultra Gaungkan Jaga Bumi Anoa dan Berantas Narkoba
- AWAS SPK BODONG! Bos PT APNI Ana Shela Tiara Tegaskan: Hanya APNI Kontraktor Tunggal di IUP PT Bososi Pratama
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
Namun hal berbeda disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Koltim Dra. Hj. Murtini Balaka, M.Si, bahwa hingga saat ini terkait perekrutan PPPK belum bisa dilakukan.
Menurutnya, ketidakjelasan perekrutan PPPK itu disebabkan belum adanya surat atau pemberitahuan dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Repormasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terkait mekanisme perekrutan tersebut.
“Sejauh ini saya belum tahu bagaimana mekanisme perekrutannya. Jagankan perekrutanya, untuk cara tesnya saja kita belum tahu,” ungkap Murtini Balaka, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 15/4/2019).
Untuk itu, kata Murtini, saat ini Pemkab Koltim masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kemenpan RB, terkait mekanisme dan tes dalam proses perekrutan PPPK.
“Kalau sudah ada juknisnya, maka kita laksanakan. Persoalan anggaran untuk Pengajiannya saya pikir sudah tidak ada masalah. Sebab bupati sudah mengatakan sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. (A)











