Reporter: Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Penataan kawasan Petoaha dan Bungkutoko merupakan kegiatan peningkatan kualitas perumahan dan kawasan pemukiman dengan konsep water front city. Konsep water front city akan menjadikan kawasan Petoaha dan Bungkutoko sebagai destinasi wisata baru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Wali Kota Kendari, Zulkarnain menuturkan, konsep water front city yaitu konsep yang mengemban potensi sumber daya di kawasan Letoaha dan Bungkutoko, khususnya potensi kawasan pesisir.
Baca Juga:
- Bersama Bupati, Kapolres Konut Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H
- Nikmati Sensasi Seafood di Ikon Kota, Rumah Makan Teluk Kendari 2 Jadi Primadona Ngabuburit
- Hotel Qubah 9 Kendari menghadirkan program berbuka puasa bertajuk Maidah Iftar Ramadhan
- MBG di Konawe: Program Baik yang Dipahami Salah, Korwil BGN Klarifikasi Fakta Sebenarnya!
- IM3 Hadirkan Promo Spesial di Kampoeng Ramadhan Anjungan Teluk Kendari
- Dishub Sultra Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026
Selain itu, water front city diharapkan meningkatkan taraf hidup masyarakat di kawasan tersebut, serta masyarakat di sekitarnya, karena konsep yang diterapkan adalah konsep wisata. Untuk itu dia meminta warga sekitar merawat dan menjaga infrastruktur yang dibangun.
Atas nama Pemkot Kendari, Zulkarnain menyampaikan ucapan terima kasih serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang turut serta bersama-sama mengatasi masalah perumahan dan pemukiman kumuh.
“Semoga dengan adanya kegiatan penataan kawasan kumuh di Petoaha dan Bungkutoko ini, akan dilanjutkan dengan penataan kawasan kumuh lainnya di Kota Kendari,” pungkasnya. (B)











