oleh

Presiden Jokowi Dikabarkan akan Mengenakan Pakaian Adat Asal Sultra, ini Tanggapan Bupati Konawe

-NEWS-57 dibaca

KONAWE, MEDIAKENDARI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengenakan pakaian adat khas Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Upacara Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 pada 17 Agustus 2022 mendatang di Istana Negara.

Bupati Konowe Kery Saiful Konggoasa (KSK), mengaku sangat mengapresiasi Presiden Jokowi jika nanti yang dikenakan adalah pakaian khas dari Sultra.

Kata Kerry, Presiden Jokowi memang selalu memberikan perhatian khusus kepada Sultra, tak terkecuali di Konawe. Selama ini, presiden banyak mendorong investasi dan proyek strategis nasional ke Sultra.

Pria yang dikenal dengan tagline KSK ini sangat berharap kabar terkait Jokowi bakal mengenakan pakaian adat Sultra itu benar adanya. Ia tak sabar menunggu kepastian informasi tersebut. Terlebih kata dia, salah satu opsi dari pakaian adat yang akan dipakai adalah pakaian adat khas Tolaki yang lahir dari Bumi Konawe.

Baca Juga : Peserta KKN IAIN Kendari di Munse Konkep Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kelapa

“Konawe sendiri adalah masa depan Indonesia. Kita adalah lumbung besar dan saat ini menjadi salah satu pusat investasi nasional. Makanya akan sangat luar biasa kalau pak Jokowi nanti bisa mengenakan pakaian ada khas Sultra, khususnya dari Konawe,” ungkap Kerry.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Belli Harli Tombili saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan kabar tersebut. Kata dia informasi tersebut juga dia dengar melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra. Asrun Lio.

“Kemarin melalui Pak Sekprov begitu infonya. Tapi tadi pagi saya dapat info yang mau dipakai pakaian dari Buton. Masih belum clear infonya,” beber Belli.

Baca Juga : KPK 19 Sultra Gelar Lomba Bertajuk Sultra Sehat

Ia menambahkan, saat ini Sekprov masih berada di Istana Pepresidenan untuk menyerahkan dua pakaian adat asal Sultra, yakni pakaian adat Tolaki dan Buton. Salah satu dari keduanya yang nantinya akan dipilih presiden.

“Insya Allah yang dipakai baju (pakaian adat) dari Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Selain pakaian adat, Sultra diberi kesempatan untuk menampilkan tarian khas pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia di istana negara. Tari yang akan ditampilkan adalah tari Lumense dari Kabupaten Bombana.

“Ini kita bawa rombongan penari lumense untuk tampil di istana tanggal 17 Agustus,” tutur Belli. (RED)