LANGARA – PT Gema Kreasi Perdana (GKP) membangun sarana tempat kurus komputer di Desa Nambo Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan.
Pusat pendidikan komputerisasi administrasi dan perkantoran ini merupakan tempat kedua yang dibangun PT GKP. Sebelumnya, perusahaan pertambangan nikel ini juga telah membangun sarana yang sama di Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejak didirikan pada januari 2019 lalu, tempat kurus komputer ini telah mendidik ratusan peserta, yang umumnya pelajar SMP dan SMA, serta masyarakat umum.
Lulusan tempat kursus ini, bahkan dianggap mumpuni dalam pemahaman komputerisasi administrasi sehingga direkrut PT GKP sebagai karyawan di perusahaan tersebut.

Salah seorang pengajar, Pipit Aprianti menuturkan, ditempatnya peserta kursus diberikan pemahaman dan latihan untuk menguasai microsoft word, excel, power point dan perangkat lainnya.
BACA JUGA :
- Raih Juara Dua Nasional, Maliqa Aurora Sukses Harumkan Nama Sultra di Ajang Supra Star Indonesia 2026 di Batam
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa Lintas Agama di Makassar
- Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan
- Pencemaran Industri di Morosi Rugikan Warga Hingga Rp35 Miliar
- Kajati Sultra Selesaikan Ujian Akhir Sespimti Polri, Usung Strategi Penyelesaian Perkara SDA Berbasis Pemulihan Aset
- Eks Gubernur Sultra Nur Alam Resmi Gabung PSI Usai Bertemu Jokowi
“Alhamdulillah, sudah cukup banyak pelajar dan warga yang mahir komputer dan mereka sudah kami beri sertifikat. Termasuk juga perangkat desa, yang juga turut kami ajar agar paham mengoperasikan komputer,” kata Pipit.
Perempuan berlatarbelakang pendidikan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untad) ini juga menuturkan, pihaknya berkomitmen mendidikan generasi muda di wilayah itu untuk bisa mengoperasian komputer.
Sementara itu, Humas PT GKP, Marlion menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung agar generasi muda di Konkep dapat memahami perkembangan teknologi.
Hal itu dibuktikan, kata Marlion, dengan dibangunnya tempat kursus komputer di Desa Sukarela Jaya, dan pembangunan sarana yang sama untuk yang kedua di Desa Nambo Jaya, pada pertengahan tahun ini.
Ia juga menegaskan, pembangunan sarana pendidikan komputer itu juga sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat lingkar tambang di Kabupaten Konkep.
“Kedepan persaingan kerja hanya bisa digeluti generasi yang paham digital. Inilah yang membuat kami berkontribusi di kegiatan kursus komputer,” kata ,” kata Marlion.
Redaksi











