Reporter : Mumun
Editor : Kang Upik
WANGGUDU – PT KMS 27, salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Blok Mandiodo Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara (Sultra), turut membantu korban banjir di Desa Puusuli Kecamatan Andowia.
Hal itu dilakukan PT KMS 27 dengan menurunkan tiga alat berat untuk membenahi lokasi hunian sementara (Huntaran) yang akan dibangun oleh pemerintah di Desa Puusuli.
“Kita turunkan tiga alat berat untuk membantu pembenahan lokasi Huntaran Desa Puusuli,” kata perwakilan PT KMS 27, Mardin yang ditemui dilokasi, Kamis (25/7/2019).
Tiga alat yang diturunkan, ungkap Mardin adalah eksavator dua unit dan doser satu unit. Penurunan alat berat itu merupakan bagian dari tanggungjawab pihak perusahaan kepada warga Desa Puusuli.
BACA JUGA :
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
- Polantas Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang di Pohara, Demi Keselamatan Pengendara
- Angka Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Efektif
- BPS Catat Neraca Perdagangan Sultra Defisit pada Februari 2026
- Gubernur Sultra Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Opini WTP
“Itu adalah bagian tanggungjawab kami. Alat berat ini kami turunkan selama dua hari untuk membantu pembenahan. Kami juga menyuplai bahan bakar untuk mesin genset tiga kali dalam seminggu dan kalau tidak ada hambatan dalam waktu dekat ini kami akan menurunkan bantuan kabel sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Mardin.
Atas bantuan pembersihan ini, salah seorang warga Desa Puusuli, Nasir menuturkan, kehadiran PT KMS 27 di Desa Puusuli sangat membantu warga, sejak waktu banjir perusahaan tersebut hadir mengucurkan bantuannya baik berupa makanan, obat-obatan dan pakaian.
“Hingga saat ini PT KMS 27 masih antusias membantu kami. Ini membantah jika ada segelintir orang yang mengatakan kehadiran PT KMS 27 tidak pernah memberikan azas manfaat terhadap masyarakat. Itu tidak benar karena kenyataan kami masyarakat yang merasakan bantuan dari perusahaan itu,” kata Nasir yang diamini oleh rekannya Kahar. (B)











