Ratu Inggris Elizabeth II hari Senin (9/9) memberikan persetujuannya bagi sebuah RUU yang akan menghambat Perdana Menteri Boris Johnson menarik Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa perjanjian apapun pada tanggal 31 Oktober.
Keputusan Ratu itu terjadi setelah parlemen Inggris minggu lalu menolak usaha Johnson untuk mengeluarkan Inggris dari Uni Eropa dengan atau tanpa perjanjian dengan kelompok itu.
Baca Juga:
- HAMBALANG MEMANAS! 10 Eks Kapolri Bertemu Prabowo, Idham Azis Absen Misterius
- Kejagung Diminta Bongkar Jaringan AK ke PT TMS Kabaena yang Diduga Terkait Keluarga Gubernur Sultra ASR
- Ketua Koperasi GMU Kolut Desak Menteri ESDM: Jangan Setujui Tambang yang Buang IUJP Lokal
- Terima SK Mandat DPD LIRA Koltim, Merlin Agri: Siap Besarkan LIRA
- Bareskrim Bantah Tito & Idham Azis Ditangkap – Infonya Tidak Benar
- TERTANGKAP TANGAN! Subdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Sultra, Sita 5.460 Liter Solar Subsidi Mau Masuk Tambang, 2 Sopir Diciduk di Lapoa
Kalau anggota parlemen menolak usulnya untuk mengadakan pemilihan dini, Johnson mengatakan, kegiatan parlemen akan ditangguhkan selama lima minggu, sampai Ratu Inggris memberikan pidato tahunannya tentang rencana legislatif pemerintah untuk tahun depan. (ii/jm)











