Redaksi
KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat melalui perbaikan kualitas figur birokrasi di daerah. Untuk itu, untuk mencapai tujuan pelayanan prima ini, Pemda melakukan revitaslisai birokrasi secara total.
Baca Juga :
- Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
- Sosialisasi Edukasi Gizi dan PHBS di Kecamatan Uepai: Langkah Nyata Menuju Masyarakat Sehat dan Cerdas
- Diskon Gila-Gilaan! Informa Kendari Suguhkan WOW SALE dan Hot Deals Hemat Hingga 60 Persen Selama 4 Hari
- Sekda Sultra Wakili Gubernur Sultra Buka Training Centre STQH Nasional XXVIII Tahun 2025
- Ma’des Katering, Curi Perhatian Dengan Menu Best Seller – nya
- Gubernur Sultra Tinjau dan Atasi Banjir Konawe
Hal ini sebagaimana ditegaskan Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara saat membacakan sambutan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, dalam pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV di Aula Kantor Bupati Konawe, Jumat (29/3/2019).
Gusli dalam sambutannya tersebut, menjelaskan bahwa Pemda Konawe telah menyusun empat langkah penting dalam program revitasliasi birokrasi di daerah tersebut.

“Pertama adalah, tambahan penghasilan bagi seluruh ASN di Kabupaten Konawe. Kami percaya, bahwa seiring dengan meingkatnya kesejahteraan maka pelayanan masyarakat juga akan turut meningkat,” jelasnya.
Menurutnya, apapun program Pemda kedepannya, jika ASN tidak sejahtera, maka program tersebut tidak memberikan hasil yang maksimal. Sehingga, peningkatan kesejahteraan ASN menjadi langkah penting pertama untuk dilakukan.
Selanjutnya, untuk stratergi kedua yakni pemberlakukan mekanisme asessment, dan yang ketiga adalah kompetensi, yang bakal diwujudkan dengan menempatkan birokrat sesuai dengan skill dan kemampuannya.

“Untuk yang keempat, reward dan punishment, jadi yang rajin dan berprestasi akan diberi reward dan yang gagal akan diberikan punishment atau sanksi,” terangnya.
Dikesempatan tersebut, Ia juga mengungkapkan bagi pejabat Eselon II, III dan IV yang baru dilantik, bahwa pada 31 Desember 2019 nantinya, BKD akan mengumumkan kinerja birokrasi yang merah, kuning dan hijau.
“Itu akan diumumkan secara terbuka, sehingga kita tidak bolek bekerja main-main, tetapi harus bekerja serius,” tegasnya lagi.
Baca Juga :
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Dikbud Konawe Minta Pengelola MBG Sampaikan Laporan Berkala Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
- PLT Kepala Dikbud Konawe, Ahmad Djauhari Minta Satuan Pendidikan Patuhi 7 Poin Ini saat SPMB
- Pasien Keluhkan Beli Obat di Luar, BPJS Kesehatan Konawe Instruksikan Rumah Sakit Ganti Uang Pasien
- Kabar Gembira! BPKAD Konawe Mulai Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK, Ditargetkan Tuntas Juli 2026
Dengan kebijakan ini, Ia berharap, para camat untuk bisa menjadi sumber inspirasi bagi lurah dan kades. Selain itu, birokrasi di Pemda Konawe bisa menginsipirasi masyarakat luas untuk bersama membangun daerah.
Menutup sambutannya, Gusli Topan Sabara menyampaikan untuk birokrat yang belum termasuk pejabat struktural maupun fungsional, yang dilantik hari ini, untuk tidak berkecil hati. Selanjutnya untuk yang telah dilantik, agar berkerja tulus, ikhlas dan tuntas.
“Karena kita harus mewujudkan pengabdian kita dimanapun berada, dan Kabupaten Konawe selalu membutuhkan pengabdian saudara-saudara ku sekalian,” pungkasnya.











