Reporter : Taswin Tahang
Editor : Kang Upi
KENDARI – Rumah Makan Bonetamparang (Boneta) memberikan harga promo spesial untuk beragam sajian menu kuliner berjenis ayam dan ikan. Tidak tanggung – tanggung, dengan promo ini tiap menunya dibandrol dengan harga miring.
Manajer Boneta, Nur Iksan menuturkan, promo ini merupakan program perkenalkan RM Boneta untuk masyarakat, karena masih menjadi bagian dari semarak pembukaan RM, sejak 1 November 2019 lalu.
“Kami berikan harga promo spesial untuk menu ayam bakar dan ayam goreng selain itu ada juga ikan bolu bakar dan ikan bolu goreng yang promonya sampai Rp 10 ribu saja,” kata Nur Ikhsa kepada MEDIAKENDARI.com, Rabu (13/11/2019).
Iksan juga menambahkan, selain menu makanan berat dengan aneka lauk ayam dan ikan, RM Boneta juga memiliki sambel khas yang menjadi masterpiece, dan dijamin bikin pengunjung ketagihan.
“Kami juga ada sambal rica dan cobek yang menjadi keunggulan dari rumah makan kami ini,” katanya.

Ia juga menjelaskan, RM Boneta dikemas dengan tema Bambu berkonsep tradisional modern ala Kampung Bugis Makassar, sebagai daya tarik untuk masyarakat Kota Kendari.
Baca Juga :
- Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sultra Blusukan Jumat Keliling di Korumba Kendari, Ajak Warga Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Miras
- Box Culvert Tak Dirabat, Galian Masih Tergenang Air, Ampuh Sultra Bongkar Bobrok Proyek Drainase 24,6 M APBN di Kendari, PPK 2.2 dan Bos UD Maju Harus Diperiksa
- Ketua HIPTI Sultra Rusmin Abdul Gani Sentil Aturan Baru ESDM Bagus, Tapi Bisa Picu Konflik Pengusaha Lokal
- Bendahara PERADI Profesional Kendari Lawyer Iwan Dapat Penghargaan dari Direktur MEK TV Jafrun, Bongkar Anggaran Khusus Cetak Advokat Bermutu
- Tingkatkan Akses Keadilan, PERADI Profesional Sultra Berkomitmen Dampingi Masyarakat Kecil -Lawyer Perempuan Dr. Hijriani dapat Penghargaan MEK TV
- Sang Deklarator PERADI Profesional Sultra Terima Penghargaan dari Direktur MEK TV, Dr. Syahiruddin Latif : PERADI Profesional Hadir di Sultra Tekankan Etika Advokat dan Siapkan Bantuan Hukum Gratis
“Konsep yang kami bawakan itu konsep tradisonal daerah bugis makassar dengan menjadikan bambu sebagai khiasan utamanya,” tutupnya. /B











