Editor: Kang Upi
Reporter : Mumun
WANGGUDU – Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin, resmi membuka orientasi dan pembekalan 265 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), bertempat di Aula Konasara, Senin (9/9/2019).
Dalam sambutannya, Ruksamin mengatakan, jika rata-rata CPNS atau PNS yang baru diangkat dari segi kerajinan dan kerapian tidak perlu diragukan lagi. Namun, jika status abdi negara telah lama disandangnya kadang kala itu semua mengalami perubahan.
“Saya tidak mau lagi nanti satu atau dua tahun bertugas datang bawah nota tugas, alasannya mau jaga nenek, kasian saya ini lagi hamil,” katanya.
Baca Juga:
- Berakhir Masa Jabatan Komisi Informasi Sultra, Yustin Tak Berani Komentari Keterbukaan Informasi Satgas PKH yang Libatkan Istri Gubernur ASR
- INFORMA Kendari di “Serbu” Promo Furnitur dan Elektronik Mulai Rp900 Ribu
- SERBU 9.9 INFORMA Cuma 5 Hari, Furnitur dan Aksesori Stylish Harga Spesial
- GERAK-SULTRA Minta Dirut PT Tiran Tegas, Humas Jangan Jadi Satu-Satunya Corong Soal Sanksi Satgas PKH
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
Ruksamin menegaskan, bagi para CPNS yang akan melaksanakan orientasi untuk tidak berpikir hanya menjadikan Konut tempat datang mendaftar, ketika lulus menjadi ASN langsung mau pindah.
“Kalau tidak ber KTP Konut, saya tidak akan tanda tangan SK. Kalau cuman datang titip saja disini, atau kerjanya hanya bagaimana dapat jabatan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Mantan Ketua DPRD Konut ini mengintruksikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk membayarkan gaji sebelum memasuki bulan Oktober 2019.
Baca Juga:
- Gerak Sultra Kecam Sanksi Satgas PKH, PT Tiran Indonesia Masih Leluasa Lakukan Penjualan Nikel
- Warga Morombo Tagih Komitmen Kesejahteraan dari PT Konawe Nikel Nusantara
- Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2026, Kapolres Konut Tekankan Sinergi Pengamanan Mudik
“Saya intruksikan Kepala BKAD untuk membayarkan gaji mereka. Saya minta kalau ada masyarakat saya yang butuh pelayanan baru kalian tidak berikan pelayanan maka saya akan menuntut kalian,” terangnya. /A











