Editor: Kang Upi
Reporter : Mumun
WANGGUDU – Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin, resmi membuka orientasi dan pembekalan 265 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), bertempat di Aula Konasara, Senin (9/9/2019).
Dalam sambutannya, Ruksamin mengatakan, jika rata-rata CPNS atau PNS yang baru diangkat dari segi kerajinan dan kerapian tidak perlu diragukan lagi. Namun, jika status abdi negara telah lama disandangnya kadang kala itu semua mengalami perubahan.
“Saya tidak mau lagi nanti satu atau dua tahun bertugas datang bawah nota tugas, alasannya mau jaga nenek, kasian saya ini lagi hamil,” katanya.
Baca Juga:
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Sejarah Baru Biliar Sultra! 48 Wonder Ladies Duel di Kraken Billiard, Ketua POBSI Kendari Ardiansyah Pratama Putra Siapkan Hadiah Rp 6,7 Juta + Trophy
Ruksamin menegaskan, bagi para CPNS yang akan melaksanakan orientasi untuk tidak berpikir hanya menjadikan Konut tempat datang mendaftar, ketika lulus menjadi ASN langsung mau pindah.
“Kalau tidak ber KTP Konut, saya tidak akan tanda tangan SK. Kalau cuman datang titip saja disini, atau kerjanya hanya bagaimana dapat jabatan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Mantan Ketua DPRD Konut ini mengintruksikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk membayarkan gaji sebelum memasuki bulan Oktober 2019.
Baca Juga:
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
“Saya intruksikan Kepala BKAD untuk membayarkan gaji mereka. Saya minta kalau ada masyarakat saya yang butuh pelayanan baru kalian tidak berikan pelayanan maka saya akan menuntut kalian,” terangnya. /A











