Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nyatakan bela sungkawa atas meninggalnya sejumlah jamaah haji asal Sultra saat menjalankan ibadah haji di Makkah.
Pernyataan belasungkawa itu diungkapkan Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya saat menerima kedatangan rombongan jamaah haji asal Sultra di Bandar Udara Haluoleo, Rabu, (3/9/2019).
“Mereka yang telah kembali ke rahmatullah, diampuni dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah, dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan,” kata Ali Mazi.
Dikesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sultra Abdul Kadir menjelaskan, jamaah haji asal Sultra yang telah kembali berjumlah 5 kloter, dengan 1 kloter diantaranya gabungan jamaah asal Sultra dan Sulsel.
Diungkapkannya, untuk jumlah jamaah haji yang wafat di saat menjalankan ibadah haji di Makkah yakni sebanyak 4 orang, yang terdiri dari 3 perempuan dan 1 laki-laki.
“4 jamaah haji meninggal dunia, kami melakukan kewajiban, dan melakukan hak-hak jamaah, ada yang harus meninggal, kita sudah tawakal kepada allah,” ujarnya.
Baca Juga:
- GERAK Sultra Sebut Kadis Kominfo dan Pariwisata “Plasback ke Belakang saat Debat Kandidat Calon Gubernur”, Disitu Keterlibatan Gubernur ASR dalam Pusaran PT TMS
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
- Humas PT Tiran Enggan Klarifikasi Sanksi Satgas PKH, GERAK Sultra Minta Menteri Amran Evaluasi Kinerja Lapili
- CBD Konawe Utara Belum Difungsikan, Sejumlah Bagian Bangunan Rusak, GERAK-SULTRA Desak Kejati Turun
- Kembalikan Kerugian Negara dari Tata Kelola Tambang Nikel, GERAK SULTRA Minta Kejagung Tak Tebang Pilih Tangani PT CNI dan PT TMS
Selain jamaah yang wafat, kata Abdul Kadir, pihaknya juga menangani jamaah haji yang dalam keadaan sakit sebanyak satu orang dan telah di tangani lebih awal.
“Sebelum kedatangan jamaah hari ini, sudah ditangani lebih awal, posisinya dirumah sakit Makassar dan akan di dampingi terus hingga sampai di antara langsung,” pungkasnya.











