Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nyatakan bela sungkawa atas meninggalnya sejumlah jamaah haji asal Sultra saat menjalankan ibadah haji di Makkah.
Pernyataan belasungkawa itu diungkapkan Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya saat menerima kedatangan rombongan jamaah haji asal Sultra di Bandar Udara Haluoleo, Rabu, (3/9/2019).
“Mereka yang telah kembali ke rahmatullah, diampuni dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah, dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan,” kata Ali Mazi.
Dikesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sultra Abdul Kadir menjelaskan, jamaah haji asal Sultra yang telah kembali berjumlah 5 kloter, dengan 1 kloter diantaranya gabungan jamaah asal Sultra dan Sulsel.
Diungkapkannya, untuk jumlah jamaah haji yang wafat di saat menjalankan ibadah haji di Makkah yakni sebanyak 4 orang, yang terdiri dari 3 perempuan dan 1 laki-laki.
“4 jamaah haji meninggal dunia, kami melakukan kewajiban, dan melakukan hak-hak jamaah, ada yang harus meninggal, kita sudah tawakal kepada allah,” ujarnya.
Baca Juga:
- Bukan Cuma Jaga Keamanan, Kapolres Konawe Selatan Hadirkan Disnakertrans & BLK Lainea, Buka Jalan Kerja untuk Warga Konsel
- Kepemimpinan Gubernur ASR Pimpin Sultra Amburadul? Pengamat Minta APH Masuk di Pokja 16 Biro Pengadaan Sultra. Ada Luka di Hati Kontraktor : Proses Lelang Alangga – Motaha
- Korban Tembus Malaysia! Tersangka Penyalahgunaan Kartu Shopee dari Koltim Resmi P-21, Ditreskrimsus Polda Sultra Serahkan ke Jaksa
- Wakapolda Sultra Kumpul Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Lewat Dialog Terbuka
- Direktur MEK TV Beri Penghargaan ke Kasi Intel Kejati Sultra Dr. Abdul Bahtiar, Bongkar Tuntas KDRT di ‘Jaksa Menjawab
- Turun ke Warkop, Kapolres Konawe Selatan Ajak Warga Jaga Kampung : Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
Selain jamaah yang wafat, kata Abdul Kadir, pihaknya juga menangani jamaah haji yang dalam keadaan sakit sebanyak satu orang dan telah di tangani lebih awal.
“Sebelum kedatangan jamaah hari ini, sudah ditangani lebih awal, posisinya dirumah sakit Makassar dan akan di dampingi terus hingga sampai di antara langsung,” pungkasnya.











