Reporter : Rahmat R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), kembali melakukan kurban seekor sapi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Berat sapi tersebut mencapai 750 kilogram, dengan harga Rp 46 juta.
Hal ini disampaikan oleh Kasubag Bina Keagamaan, Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Provinsi Sultra, Daryodi.
Ia mengatakan, setiap perayaan lebaran Idul Adha, Presiden Jokowi selalu menyumbangkan hewan kurban, baik di Sultra maupun seluruh provinsi lainnya.
BACA JUGA :
- Kolaborasi Energi dan Komunitas, Pertamina Sukseskan Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov), kata Daryodi, juga ditugaskan oleh pihak Istana untuk mencari sapi dengan berat badan yang cukup sesuai standar hewan kurban yang telah ditetapkan.
“Kami, bersama Dinas Peternakan hanya disampaikan oleh pihak kepresidenan untuk mencari sapi sesuai standar, minimal bobot 700 kilogram. Alhamdulilah, kita mendapatkan seberat 750 kilogram di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dengan harga sekitar Rp 46 juta,” katanya beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur Sultra.
Daryodi menyebut, sapi PO tersebut berwarna putih, dan telah memenuhi syarat kelayakan sebagai hewan kurban, mulai dari usia, kesehatan maupun syarat dalam syariah Islam. Sapi kurban milik Presiden, lanjut dia, juga sudah dicek langsung oleh pihak Kepresidenan.
Sapi kurban Presiden Jokowi itu akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, ke Pondok Pesantren Modern Gontor Putri IV, di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Konsel. Penyerahan tersebut kemungkinan akan dilakukan dua hari sebelum lebaran Idul Adha.
“Paling lambat biasanya, dua hari sebelum lebaran sapi ini sudah ada di pesantren untuk penyembelihan,” ujar dia. (B)











