Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Serikat Tani Nasional (STN) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengutuk keras aksi represif pihak Kepolisian dan Satpol PP yang membubarkan paksa massa aksi warga Wawonii, Konawe Kepulauan (Konkep) di Kantor Gubernur Sultra, Rabu (6/3/2019).
Ketua STN Sultra, Ashudin menerangkan, sikap pengamanan aksi yang melakukan pemukulan dan penembakan gas air mata terhadap masyarakat Konkep adalah bentuk ketidakseriusan Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam menangani persoalan pertambangan di bumi anoa khususnya di wilayah Konkep.
Baca Juga :
- LIRA Sultra Desak Gakkum Beri Sanksi Pidana PT Sambas Atas Dugaan Perambahan Hutan Mangrove
- Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika Lintas Provinsi, 6 Tersangka dan 2,3 Kilogram Sabu Diamankan di Kendari
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
“Direpresifnya warga Wawonii menandakan tidak adanya niatan baik dari Ali Mazi untuk mencabut semua IUP tambang di Konkep,” jelas Ashudin.
Untuk itu, pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan Pemerintah Pusat agar segera mencabut 13 IUP di Konkep. Hal itu dikarenakan ada salah satu perusahaan tambang yang memiliki perizinan melalui Pemerintah Pusat.
“Kami mendesak pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat agar segera mencabut seluruh IUP yang ada di Konkep,” tegasnya.
Baca Juga :
- Isu Sadap Prabowo Meledak! Listyo Sigit hingga Tiga Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri : Nanti Kami Cek
- Mediator Hukum Sri Wulandari, S.H., M.H.,C.Me : Kritik Ridwan Bae ke Gubernur ASR Adalah Masukan Positif, Bukan Ranah Kadis Pariwisata
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- DPC JPKP Nasional Konkep Soroti Pemadaman Listrik Berulang di Wawonii Utara : Desak PLN Beri Penjelasan
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
Ashudin juga meminta seluruh organisasi di Sultra agar bersama melakukan aksi solidaritas untuk mendukung masyarakat Wawonii yang sedang menuntut pencabutan IUP.
“Kita harus bangun gerakan yang lebih besar lagi untuk menyelamatkan pulau Wawonii dari tambang,” cetusnya.
Untuk diketahui, STN juga ikut tergabung dalam barisan masyarakat Konkep yang melakukan aksi penolakan terkait adanya IUP Pertambangan di Pulau Kelapa itu. (A)











