Reporter : Ardilan
Editor : Taya
BAUBAU – Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Aswad ingin agar seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Baubau kedepannya sudah memiliki fasilitas sekolah yang lengkap.
Menurut dia, rencana melengkapi fasilitas sekolah erat kaitannya dengan sistem zonasi yang kembali mulai berlaku pada tahun ajaran akademik 2019/2020.
Aswad menilai, jika setiap SMP di daerah Eks pusat Kesultanan Buton ini punya fasilitas lengkap, maka sistem zonasi yang merupakan kebijakan Pemerintah Pusat itu tak lagi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan yang ada di setiap daerah khususnya di Baubau.
BACA JUGA :
- Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KAI Sultra Umumkan Hasil UKDPA 2026, 41 Peserta Dinyatakan Lulus Advokat
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
- Pos PJR Induk Sampara Jadi Tempat Singgah Favorit, Sopir: Pelayanan Ditlantas Sultra Nyaman dan Humanis
“Fasilitas yang saya maksud adalah sarana prasarana seperti gedung sekolah harus diperbaiki, perlengkapan penunjang pendidikannya kita harus tambah. Misalnya komputer, laboratorium yang memadai. Yang lebih penting lagi peningkatan kapasitas sumber daya manusianya,” ucap La Ode Aswad kepada Mediakendari.com di ruang kerjanya, Senin (15/7/2019).
Jika hal itu sudah dilakukan, kata Aswad, nanti tidak akan ada lagi istilah sekolah favorit maupun bukan favorit yang berkembang di kalangan masyarakat secara umumnya.
“Ini kita lakukan dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat supaya tidak ada lagi dibenak masyarakat bahwa ada SMP favorit, ada SMP non favorit. Maka pemerintah daerah harus memberikan dukungan sehingga tiba saatnya nanti semua akan menjadi sekolah favorit baik SMP maupun SD,” pungkas mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau ini. (A)











