Reporter : Kardin
Editor : Def
KENDARI – Serikat Tani Nasional (STN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan sikap Gubernur Sultra, Ali Mazi yang tidak kunjung menemui masyarakat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dalam aksi pencabutan IUP tambang.
Baca Juga :
- IMIK Jakarta Desak Evaluasi dan Penghentian Sementara Aktivitas PT EMS Usai Truk Tangki Hantam Rumah Warga
- 250 Anak Serbu Kids Wild Adventure di Cafe Langit Hotel Qubah 9 Kendari
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- Gandeng Kejati Sultra, Gubernur Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Tata Kelola SDA
- Kejati Sultra Soroti Tambang Pulau Pulau, Sugeng: Kita Cek dan Verifikasi
Ketua STN Sultra, Ashudin menuturkan, kekerasan hati Ali Mazi yang tidak pernah menemui masyarakat Konkep menunjukan ketidak berpihakannya terhadap tuntutan masyarakat Wawonii terkait pencabutan 15 IUP tambang.
“Ini bukanlah akhir perjuangan masyarakat Wawonii, sepanjang semua IUP di Konkep belum dicabut,” tegasnya.
Ashuddin juga memberi apresiasi kepada Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas yang mau menemui massa aksi serta memberi semangat terhadap kelanjutan perjuangan masyarakat Wawonii.
“Aksi heroik Lukman Abunawas hari ini patut kita apresiasi yang sudah memberi semangat luar biasa demi kelanjutan perjuangan,” tuturnya.
Untuk diketahui, Serikat Tani Nasional sendiri merupakan organisasi yang terlibat langsung dalam Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) guna pencabutan seluruh IUP di Konkep. (A)











