Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Sebanyak 85 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal dikucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun Anggaran 2019.
Dana yang bakal dikucurkan Pemerintah di tahun ini yakni sebesar Rp 3.993.192.000 atau hampir mencapai Rp 4 Miliar.
Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio menuturkan, guna memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut maka seluruh Kepala Sekolah SMK dan Pengurus Komite yang mendapatkan DAK diikutkan dalam Workshop.
BACA JUGA :
- Jalin Kerjasama Publikasi Jangka Panjang, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Perwakilan Manajemen Huayou Cobalt dan Apresiasi IPIP Pomalaa sebagai Pusat Hilirisasi Baru di Sultra
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Turnamen Futsal SD 84 Kendari Cup 1 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Cilik
- Dua Tahun Gubernur ASR Memimpin Sultra, FPKPK Soroti Kinerja Pemerintahan
- 43 Calon Advokat Sultra Sukses Adu Kompetensi di UKDPA KAI, Andri Darmawan : Ini Gerbang Wajib Menuju Profesi Advokat
- Mukhtar Rangkap Jabatan, Gubernur Sultra Tunjuk Plt Kadis Dikbud
“Worksop itu supaya para Kasek dan Pengurus Komite mengerti Juknis (Petunjuk Teknis) pengelolaan DAK sesuai ketentuan perundang undangan pendidikan,” jelas Asrun Lio saat dijumpai di kantornya, Kamis (16/5/2019).
Kata Asrun Lio, di tahun 2019 ini DAK hanya dikhususkan untuk SMK saja, sedangkan peruntukan Sekolah Menangah Atas (SMA) harus menunggu anggaran berikutnya.
“Tahun ini yang dapat DAK baru SMK, nanti anggaran berikutnya menyusul SMA,” terangnya.
Ia juga menegaskan agar para penerima DAK untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan anggaraannya.
“Bekerjalah sesuai Juknis, jangan lagi terulang seperti lima tahun lalu pengelolaan DAK untuk SMK sendiri bermasalah,” pungkasnya. (A)











