Reporter : Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) masih terus mendata jumlah mahasisnya yang terkena dampak bencana banjir di beberapa daerah di Sultra. Hal itu dilakukan guna pemberian kompensasi.
Rektor UHO, Prof DR Muhammad Zamrun menuturkan, pihaknya telah menyiapkan dana kompensasi bagi mahasiswa korban bencana banjir dengan jumlah sekitar Rp 1 miliar.
“Yang kami siapkan untuk dana kompensasi itu kurang lebih Rp 1 miliar,” ujar Prof Zamrun saat dijumpai di salah satu hotel di Kendari, Kamis (20/6/2019).
Kompensasi sendiri ujar Zamrun, terbagi menjadi dua kategori, yakni konpensasi terkait masalah akademik dan pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Baca Juga :
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
- Pemilik Lahan Pertanyakan Status Pengelolaan Wisata Toronipa, SK Lurah Disebut Upaya Menertibkan Pengelolaan
Kompensasi akademik yang dimaksud jelas Zamrun, yaitu memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang terkena banjir untuk melakukan ujian susulan, apabila mahasiswa tersebut tidak dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang ada.
“Maka itu, kita tekankan supaya mahasiswa yang terkena banjir tidak memberikan data palsu saat urus berkas,” tegasnya. (A)











