Reporter : Taswin Tahang
Editor : Kang Upi
KENDARI – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan datangnya musim hujan mulai awal tahun 2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra), termasuk diantaranya di Kota Kendari.
Terkait hal tersebut, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir melalui surat edaran meminta warga untuk mewaspadai terjadinya bencana berkaitan dengan datangnya musim penghujan.
“Akhir 2019 dan awal 2020, di Kota Kendari diprediksi terjadi curah hujan yang cukup tinggi, serta berpotensi banjir, tanah longsor, serta bencana alam lainya,” jelasnya melalui surat edaran yang diterima awak MEDIAKENDARI.com, Jumat (3/1/2020).
BACA JUGA :
- Gegara Disorot Anggaran Rp 1,9 M, Proyek Tak Sesuasi Spesifikasi, Kajari Konawe Minta Pekerjaan Dihentikan Sementara
- Sultra Maimo 2026 di Kendari Berakhir 9 Agustus
- Peringati Hari Lahir Kejaksaan Tahun 2026, Asintel Kejati Sultra : Ada Tauziah Ustad Das’ad Latif sampai Adhyaksa Run
Dengan potensi bencana tersebut, Sulkarnain menghimbau Camat dan Lurah se-Kota Kendari agar membantu dalam upaya mencegahan hal tersebut berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Warga yang bermukim di bantaran sungai, serta daratan yang rendah agar mewaspadai curah hujan, menjaga kebersihan lingkungan, menyediakan sarana alternatif,” tutupnya.











