Editor : Kang Upi
KENDARI – Tangan dingin kepemimpinan Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara (KSK – GTS) sebagai Bupati dan Wakil Bupati kembali menorehkan catatan emas dalam perjalanan Kabupaten Konawe.
Setelah sukses menarik investor untuk membuka kawasan mega industri Morosi dengan masuknya PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park (VDNIP), Kabupaten Konawe akan kembali kedatangan investor besar.
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara menjelaskan, dalam waktu dekat akan dibuka kawasan mega industri di Kecamatan Routa, dengan lini industri berat.
“Investasi di Routa itu sebesar Rp 74 triliun, dengan konsep terkoneksi antara industri feronikel, stainless, kobalt untuk mendukung gagasan Presiden Jokowi dalam program mobil listrik,” papar GTS.
Menurutnya, investasi tersebut nantinya akan melibatkan perusahaan multinasional. Untuk kebutuhan pembukaan kawasan mega investasi ini, saat ini proses perizinan sedang dilakukan.
“Bapak Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa telah beberapa kali melakukan presentasi, dan InsyaAllah, Pak Bupati sudah memberikan lampu hijau untuk kepastian soal kawasan mega investasi itu,” tambahnya.
Baca Juga :
- Opini : Ketika Tambang Memanas, Saatnya Polisi Hadir Bersama Masyarakat
- 50 TAMBANG NIKEL KENA POTENSI DENDA Rp80,19 TRILIUN, CERI: Berapa Yang Masuk KAS Negara? BAGAIMANA DENGAN PERUSAHAAN YANG DIKAITKAN ISTRI GUBERNUR SULTRA ASR?
- RESMI: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati-Pamen, 14 PJU Mabes & 19 Kapolda Berganti
- BREAKING NEWS – JADWAL PEMAKAMAN, Jenazah Almarhumah Ibu Dessy Indah Rachmat
- BREAKING NEWS: Kapolri Mutasi Besar-Besaran, 3 Kapolda di Sulawesi Berganti – Kapolda Sultra Tetap
- INNALILLAHI WAINNAILAIHI RAJIUN, Ketua Pengprov IPSI Sultra, Ibu Dessy Indah Rachmat Berpulang
Gusli juga menuturkan, selain investasi mobil listrik tersebut, Kabupaten Konawe juga kedatangan investor yang ingin membangun pembangkit listrik tenaga surya, yang investasinya berada di Kecamatan Morosi.
“Ini sebenarnya untuk mewujudkan rencana Presiden Joko Widodo bagaimana mempersiapkan ketersediaan listrik 35 ribu megawatt untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional dalam rangka mendorong industri nasional, ” ujarnya.
Untuk saat ini, kata Gusli, di Morosi sudah tersedia 450 megawatt dan 1.750 megawatt, namun kedepannya yang akan ditingkatkan adalah energi terbarukan yang juga sedang didorong Pemda Konawe.
“Pemerintah Konawe memang mendorong agar energi terbarukan menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik, yang melibatkan perusahaan multinasional untuk mendukung mega industri di Konawe,” pungkasnya.











