Reporter : Hasrun
Editor : Def
KASIPUTE – Untuk mengantisipasi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang. Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), H.Tafdil berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca Juga :
- Bukan Makar, Yusril Bongkar Pasal yang Jerat Listyo Sigit, Cuma UU Penyadapan dan ITE
- Mantan Kapolri Listyo Sigit Cs Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Ditetapkan Tersangka Operasi Sadap Ilegal Presiden Prabowo
- Polri Tetapkan Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka – Sadap Presiden, Pejabat, hingga Media
- Isu Sadap Prabowo Meledak! Listyo Sigit hingga Tiga Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri : Nanti Kami Cek
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
Kata Tafdil, partisapi masayarakat dalam menyalurkan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat penting, sebagai ukuran kesuksesan Pemilu 17 April 2019.
Menurutnya, selain situasi yang aman dan damai, peningkatan partisipasi Pemilu sangat perlu dilakukan.
“Kedamain, serta keamanan tidak cukup, jika partisipasi pemilu hanya mencapi 54, persen,”terangnya saat Kofee Morning di Aula Polres Bombana.
Dirinya menyebut, Lembagai Survei Indonesi (LSI) telah merilis hasil survei, hanya sekitar 49,4 persen masyarakat Indonesi yang telah mengetahui bahwa 17 April 2019 merupakan hari Pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Legislatif (Pileg).
“Belum lagi informasi terkait teknis Pemilu, surat suara umpanya yang terdapat lima jenis,” ujarnya.
Baca Juga :
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- GEMARI-SULTRA Desak Polda Periksa Dirut CV Bombana Maju Makmur, Soroti Aktivitas Tambang dan RKAB
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
Dengan kondisi itu, kata dia, penyelanggara Pemilu dalam hal ini KPU dan jajarannya harus gencar sosialisi, terutama soal lima surat suara yang akan digunakan.
“Bisa di Masjid, sosialisasi paling hanya butuh waktu lima sampai sepuluh menit. Kalau pemilih tidak tahu soal surat suara tidak ada gunanya. Apalagi Bombana selalu mengalami PSU dalam proses Pemilu pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga ini harus dicegah sebelum terjadi,” ucapnya. (A)











