Dandim 1417/Muna Dikukuhkan Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting

NEWS451 dibaca

MUNA BARAT, MEDIA KENDARI.COM – Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengukuhkan Komandan Kodim (Dandim) 1416/Muna Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp sebagai bapak asuh anak stunting.

Pengukuhan ini dipimpin langsung Pj Bupati Mubar, Bahri di Aula Kantor Bupati Mubar, dan dihadiri Sekda Mubar, LM Husein Tali, pimpinan OPD, Camat, serta tokoh masyarakat.

Pengukuhan perwira menengah TNI AD berpangkat dua melati emas ini merupakan bagian dari gerakan percepatan penurunan angka stunting yang dilaksanakan Pemkab Mubar.

Atas pengukuhan ini, Dandim 1416/Muna, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp mengucapkan terima kasih atas tanggungjawab yang diberikan, sebagai bapak asuh anak stunting.

Baca Juga : Dandim 1417/Muna Dikukuhkan Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting

Menurutnya, hal tersebut sesuai program yang diprakarsai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), untuk keterlibatan TNI dalam upaya percepatan penurunan Stunting.

“TNI harus hadir dan turun langsung untuk mempercepat penurunan stunting, dimana Bapak Kasad TNI AD merupakan bapak asuh anak stunting pusat,” jelas Letkol Inf Gilles.

Diungkapkannya, setelah pengukuhan ini pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk menyusun perencanaan percepatan penurunan stunting.

Dirinya juga mengajak seluruh instansi dan eleman terkait untuk partisipasi secara maksimal, untuk membantu masyarakat meningkatkan kesehatan dan keluarga sejahtera.

Baca Juga : Tiga Kabupaten Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dari Dinsos Sultra

“Kedepan kita (Kodim 1416/Muna) setiap hari akan turun ke lapangan untuk mengecek dan melaporkan perkembangan Stunting bersama BKKBN. Sehingga data yang kita laporkan menjadi akurat,” terang Letkol Inf Gilles.

Letkol Inf Gilles berharap pengentasan angka stunting bisa mencapai target angka yang telah ditentukan. Sejauh ini, pengentasan angka stunting di Mubar masih baik.

“Angka stunting kita sekarang masih dibawah 30 persen hingga 20 persen. Kita sangat baik dalam pengentasan angka stunting,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Mubar, Bahri dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan Dandim 1416/Muna bersedia menjadi bapak asuh anak stunting di Mubar.

Baca Juga : Warga Kendari Kehilangan Uang Ratusan Juta di Masjid Al-Alam

“Kita berharap dengan dikukuhkan Dandim 1416/Muna sebagai bapak asuh anak stunting dapat menguatkan sinergi dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting,” kata Bahri.

Dijelaskannya juga, pengukuhan ini merupakan bagian dari program nasional, agar angka prevalensi stunting turun di angka nol persen pada tahun 2024 mendatang.

“Dalam rangka mempercepat penurunan stunting diperlukan peran berbagai pihak yakni dengan Forkopimda,” jelas Bahri.

Diungkapkannya juga, salah satu penyebab terjadinya stunting maupun kurangnya kualitas kesehatan ibu, adalah tingginya beban pekerjaan seorang ibu.

“Jaminan kesehatan ibu sejatinya dapat dilakukan oleh ayah, agar dapat terlibat memberikan dukungan psikologis maupun materil,” pungkasnya.

Reporter : Wa Irna

Facebook : Mediakendari