Dapat Adendum 50 Hari, Kontraktor Genjot Pengerjaan Jalan Kembar

NEWS286 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Progres pengerjaan Jalan Kembar rute Kali Kadia, ZA Sugianto dan H.A.E Mokodompit telah mencapai 70 persen.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari memastikan pengerjaan jalan ini terus digenjot mengingat masa adendum yang diberikan hanya 50 hari masa kerja.

Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana mengatakan saat ini dijalan tersebut telah masuk pada tahap pemasangan girder jembatan.

“Girder merupakan beton baja berbentuk kotak pada konstruksi jembatan yang membentang Panjang. Kita mengejar untuk secepatnya memasang girder jembatan,” jelas Erlis.

Baca Juga : Terapi Baca Tulis Alquran Dan Terapi Disabilitas Menjadi Fokus Utama SLB B-F Mandara.

Sementara itu untuk pengerjaan jalan, Erlis mengatakan pihaknya menggunakan konstruksi beton dengan harapan jalan yang akan digunakan bisa bertahan cukup lama.

“Pengerjaannya terus dikebut sehingga semua sisi sudah terbeton. Rigid terus berjalan,” jelasnya.

Selain itu untuk pengerjaannya sendiri, lanju Erlis, harus malam hari pasalnya kelembapan beton yang akan dipakai harus betul-betul diperhatikan.

“Takutnya kalau pengerjaannya siang hari dia retak-retak pecah,” katanya.

Tak hanya itu, proses pengerjaan jalan kembar ini juga mendapatkan pengawasan langsung dari pemerintah pusat.

Erlis mengatakan pengawasan dilakukan karena pembangunan ini menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional melalui pinjama dana PT SMI senilai Rp220 miliar.

Oleh sebab itu dalam bekerja pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK).

Baca Juga : Terima Aspirasi Masyarakat di Jumat Curhat, Polsek Konda Bakal Aktifkan Poskamling di Desa

Selain itu juga dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui aplikasi Refina untuk membahas terkait kemajuan-kemajuan pengerjaan.

“Kita terus kerja supaya bisa sesuai harapan. Kita bersyukur dengan adanya pengawasan dan pendampingan tersebut. Meskipun ada keterlambatan pengerjaan jalan kembar ini,” ungkapnya.

Menurutnya dengan adanya pendampingan langsung dari pemerintah pusat, artinya ada support yang diberikan kepada pemerintah Kota Kendari.

“Masih ada keterlambatan tapi kami tetap masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan. Insyaallah sampai bulan April. Yang jelas kita tidak perlu lihat terlambatnya tapi bagaimana pemerintah kota bisa menyelesaikan pekerjaan besar ini untuk kemaslahatan orang banyak,” tutupnya.

Reporter: Dila Aidzin

Facebook : Mediakendari