oleh

DKP Konut Dan LPPM UHO Jalin Kerjasama Pembangunan Balai Benih Ikan

-FEATURED-69 dibaca

MEDIAKENDARI. COM – WANGGUDU,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO)Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Konawe Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan seminar akhir feasibilty study pembangunan Balai Benih Ikan (BBI), Kamis (24/5).

Kegiatan ini, dibuka oleh Sekda Konawe Utara, H Martaya di dampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Konut, Deddy Rianto Hamid, Sekdis Sahruddin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para kepala bidang, seksi serta LPPM dari Universitas Halu Oleo Kendari dipimpin oleh Drs.Asrul Sani,M.Sc.,P.hd pembantu rektor IV UHO.

Pramuka

Martaya kepada peserta seminar menghimbau agar kegiatan seminar hari ini, bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan bersama, dimana tujuannya adalah untuk pembangunan daerah di sektor perikanan baik di laut maupun di darat atau air tawar, air payau.

“Seminar ini dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk optimalisasi pembangunan di sektor perikanan, tadi seminar hari ini membahas tentang kajian untuk Feasibility study mengenai Balai Benih Ikan termasuk Cold Storage kita harapkan bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan terkait dengan penyelamatan lingkungan juga akan menjadi perhatian dalam seminar hari ini,” katanya

Lanjut Martaya, disamping itu kita paham potensi perikanan kita sangat luas sekali sepanjang perbatasan pantai kita ini berhubungan dengan laut, termasuk juga perikanan darat dari Tetewatu sampai Tondowatu berpotensi sekali untuk dikembangkan perikanan darat sehingga saya berharap, lahan-lahan yang punya potensi bisa dioptimalkan, dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah untuk masyarakat kita,jelasnya.

“Tadi saya sudah perintahkan Kadis Kelautan dan Perikanan kiranya bisa melakukan upaya-upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya membuka lahan-lahan yang potensi untuk pengembangan budi daya perikanan ini menjadi suatu kenyataan sehingga produksi perikanan kita bisa memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat kita,” tegasnya.

Selain itu, Martaya juga menyampaikan agar pemerintah daerah dalam hal ini DKP, untuk senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengoptimalkan potensi perikanan yang ada di daerah ini, untuk melakukan pemetaan lahan-lahan yang berpotensi untuk di jadikan lahan untuk pengembangan perikanan di daerah ini.

“Saya minta agar masyarakat mau bekerja sama dengan pemerintah, dalam peningkatan kesejahteraan dengan mendukung program pemerintah ini, bukan hanya pemerintah namun masyarakat juga ikut berperan serta dalam kegiatan optimalisasi lahan untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat,”cetusnya

Menurut Martaya, bahwa untuk program tahun 2018 ia telah memerintahkan kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Konut untuk membuat program yang bisa  mewujudkan program yang bisa mengoptimalisasi lahan yang ada.

“Dengan menggunakan anggaran dari daerah untuk kesejahteraan masyarakat daerah ini program tersebut akan di anggarkan di tahun 2018,”ujarnya

Seminar Penempatan Uji Kelayakan (Feasibilty) untuk Study Balai Benih Ikan di Konawe Utara ini berlangsung satu hari dan membahas mengenai dampak lingkungan jika di lakukan pembangunan balai benih ikan dan penyimpanan beku (Cold Storage), di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe Utara.

Laporan: Andi Jumawi

Terkini