Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Puskesmas Wajo Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa tidak melayani pasien yang berobat di fasilitas kesehatan itu, lantaran dua dokter di Puskesmas tersebut pindah tugas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Wahyu membenarkan hal tersebut, bahwa tidak adanya pelayanan di Puskesmas rawat inap itu karena karena dua dokter yang sebelumnya ditugaskan kini sudah pindah tugas.
Wahyu menerangkan, dua dokter yang pindah tugas ialah dr Pangeran dan dr Aan. Ia mengaku tidak mendapat informasi sebelumnya mengenai kepindahan dua dokter tersebut.
“Saya tidak mengetahui sebelumnya, tidak ada yang menyampaikan informasi kepada saya bahwa dr Pangeran sudah dilantik di RS sebagai Kepala Bidang. Kemudian satunya dr Aan itu mengurus pindah ke Buton Selatan,” ucap Wahyu Senin (9/9/2019).
Meski begitu, kata Wahyu menegaskan, jika dirinya akan bertanggungjawab terhadap atas tidak adanya pelayanan kesehatan bagi pasien di Puskesmas itu. Dia juga tidak akan menyalahkan siapapun atas peristiwa tersebut.
“Saya tidak akan menyalahkan siapapun, dan saya akan bertanggungjawab. Bukan saya cuci tangan yah,” imbuhnya.
Wahyu juga menuturkan jika dirinya telah mengajukan permohonan pemindahan dua dokter dari Puskesmas lain yang dokternya lebih dari 2 orang untuk segera mengisi kekosongan tersebut.
“Saya sudah meminta bantuan Pak Wali untuk segera mendisposisi surat ke BKD hari Minggu dan hari ini (Senin) suratnya menarik dua dokter sudah siap,” tambahnya.
Baca Juga:
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Untuk itu dirinya berharap, Rabu atau Kamis itu sudah kembali ada dokter di Puskesmas, sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan sudah bisa dilaksanakan.
“Tinggal menunggu pak Sekda yang tanda tangani sebab masih di perjalanan. Sementara waktu sambil menunggu adanya dokter defenitif, masyarakat yang ingin mendapatkan perawatan diarahkan pindah ke Puskesmas lain,” tandasnya. /A











