Reporter: Kardin
Editor: Kang Upik
KENDARI – Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah menancapkan tiang pancang pertama yang menandakan dimulainya pembangunan Kantor Wali Kota yang baru.
Gedung yang dibangun diatas lahan 6,3 hektar itu terbagi dalam tiga bagian, yakni 3 lantai khusus untuk parkiran kendaraan, 5 lantai berikutnya dijadikan gedung podium yang bakal menjadi kantor Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretariat Daerah serta 9 lantai lainnya digunakan sebagai tower atau menara untuk ditempati dinas-dinas terkait.
Anggaran pembangunannya sendiri menggunakan APBD Kota Kendari sebesar Rp 250 miliar. Sementara untuk tahun 2019 ini, khusus untuk pembangunan gedung parkir dan podium menelan biaya Rp 57 miliar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari, Sulkrnain Kadir menuturkan, pembangunan gedung baru tersebut disebabkan kantor yang saat ini digunakan telah berusia cukup lama dan konstruksinya juga sudah mulai rapuh.
BACA JUGA:
- Pertamina Gandeng Kejati Sultra, Perkuat Tata Kelola dan Jamin Pelayanan Energi untuk Masyarakat
- Kapal Bermuatan Tiga Penumpang Alami Mati Mesin di Perairan Desa Kokapi, Tim SAR Kendari Dikerahkan
- Kebutuhan BBM Naik, Pertamina Maksimalkan Penyaluran Pertalite untuk Warga Kota Kendari
- Malyqa Aurora Wakili Sultra di Ajang Supra Stars Indonesia 2026
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
“Kalau saya lihat penandatanganan prasastinya itu pada tahun 1978, jadi kantor Wali Kotasekarang ini sudah berumur sekitar 30 sampai 40 tahunan. Apa lagi lantai satu sudah tidak dipakai lagi akibat kebakaran,” urai Sulkarnain diacara Ground Breaking pembangunan gedung Wali Kota Kendari di Lapangan Kantor Wali Kota Kendari, Senin (2/9/2019).

Sulkrnain juga menerangkan, pembangunan Kantor Wali Kota yang baru tersebut mengadopsi sistem ramah lingkungan dan tidak akan mengganggu wilayah taman kota.
“Saya memastikan taman kota tidak akan terganggu, karena itu sudah menjadi tempat aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar menuturkan, pembangunan gedung baru tersebut direncanakan selesai pada tahun 2022 mendatang.
“Direncanakan dalam waktu 3 tahun hingga 2021 sudah rampung dan 2022 sudah dapat digunakan secara keseluruhan oleh masyarakat,” jelasnya. /A











