oleh

Kereta Api dan Jembatan Penghubung Antar Pulau jadi Program Ridwan Bae di DPR

Reporter: Rahmat R

Editor : La Ode Adnan Irham

JAKARTA – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sultra, Ridwan Bae berharap tetap ditempatkan di Komisi V yang ruang lingkupnya Infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal dan transmigrasi, meteorologi, klimatologi, geofisika, pencarian dan pertolongan. Hal itu diungkapkan RB panggilan akrabnya ketika ditemui di ruang kerjanya di gedung DPR.

Alasannya bertahan di komisi itu untuk menindaklanjuti program-program kerja yang telah ia canangkan sebelumnya. Diantaranya kereta api dan beberapa pembangunan jembatan penghubung di Sultra misalnya Buton – Muna, Wanci – Kapota di Kabupaten Wakatobi serta jembatan penghubung Muna dan Kendari.

Saat ini, wacana pembangunan jalur kereta api sudah mendapatkan persetujuan Kementrian Perhubungan RI melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Perkeretaapian. Untuk Sultra, jalur kereta api mulai dari Kota Kendari menghubungkan Kabupaten Konawe, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka hingga Kolaka Utara (Kolut).

Baca Juga :

Hal lain yang diperjuangkan Ridwan Bae adalah, pembangunan bendungan Pelosika dan bendungan Ameroro yang sudah pada tahap tender. Juga pelabuhan Feri dari Pulau Kaledupa ke Pulau Tomia dan Tomia ke Pulau Binongko.

“Ini semua sudah mulai berjalan. Kalau saya masih di Komisi V ini yang akan saya lanjutkan terus ini,” beber dia.

Akan tetapi jika nantinya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Fraksi Golkar di DPR tidak memberikan ruang kepadanya di Komisi V maka dirinya akan mengkoordinasikan semua perjuangannya di periode pertama melalui teman satu fraksinya.

“Tapi Insya Allah semoga masih dikomisi V,” tandas politisi Golkar ini. (A)

Terkini