Laporan : Jaspin
Editor : Taya
UNAAHA – Komunitas Penembak Senapan Angin Konawe (Kopasko) turut ambil bagian dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di berbagai tempat pengungsian warga yang berdampak banjir, Rabu (19/6/2019).
Ketua Umum Kopaska Polres Konawe Aipda I Nyoman Sukarya, SH menuturkan, dengan adanya musibah banjir ini, maka komunitas mereka berniat untuk membantu menyumbangkan bantuan berupa sembako dan logistik lainya, yang dibutuhkan korban banjir, demi untuk meringankan beban keluarga dan saudara yang terkena musibah.
“Hal ini kami lakukan karena bukti kepedulian kami terhadap masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari kita semua,” tutur I Nyoman Sukarya, pada mediakendari.com Rabu (19/6/2019).
Kata dia, jika ada salah seorang diantara personel komunitas yang sakit, maka personel akan membantu biaya pengobatan.
Baca Juga :
- Dikbud Konawe Minta Pengelola MBG Sampaikan Laporan Berkala Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
- Isu Razia Pajak di SPBU Beredar, Pertamina Pastikan Operator Hanya Layani Penyaluran BBM
- 3.500 Siswa SMA, SMK, dan SLB Terima Beasiswa Pemprov Sultra
- PLT Kepala Dikbud Konawe, Ahmad Djauhari Minta Satuan Pendidikan Patuhi 7 Poin Ini saat SPMB
- Pasien Keluhkan Beli Obat di Luar, BPJS Kesehatan Konawe Instruksikan Rumah Sakit Ganti Uang Pasien
- Kabar Gembira! BPKAD Konawe Mulai Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK, Ditargetkan Tuntas Juli 2026
“Karena seringnya kami lakukan hal seperti itu, maka dengan adanya musibah banjir ini, maka kami juga sepakat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Sekretaris Kopasko, Djumadi Margo Utomo,S.Sos menambahkan, mudah-mudahan dengan apa yang mereka salurkan ke masyarakat dapat bernilai ibadah.
“Semoga apa yang kami berikan kepada korban banjir dapat bermanfaat dan semoga mereka senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan atas ujian ini,” imbuh Djumadi.
Untuk diketahui, Kopasko Polres Konawe, telah terbentuk sejak empat tahun lalu. Komunitas itu bukanlah sekedar perkumpulan para penghobi senapan angin semata, melainkan bahwa telah menunjukan jiwa sosial dan peduli terhadap sesama. (B)









