oleh

Muak dengan Janji Palsu Pemerintah, Warga Kelurahan Dapu-Dapura Kendari Blokade Jalan

-NEWS-246 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Sekelompok warga melakukan pemblokaliran jalan di Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kota Lama, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa 4 September 2022.

Hal tersebut dipicu, atas kemarahan warga terhadap pemerintah, yang terkesan menutup mata dengan drainase yang mengalami peluapan ke jalan.

Salah satu warga sekitar, Surajudin menyampaikan, bahwa pemblokiran sebagai bentuk protes untuk memberi pesan kepada pemerintah, bahwa warga meminta agar drainase yang bermasalah tersebut bisa di tangani secepatnya.

Baca Juga : Berapa Kali Tertunda, Kini MPP Kota Kendari Mulai Beroperasi

“Saya minta drainasenya di sini agar dinormalisasikan atau di perbaiki ulang,” ujarnya.

Menurutnya, drainase itu sudah sekitar enam bulan bermasalah, yang memberi dampak bau tak sedap, sebab air tersebut merupakan air comberan hasil dari pembuangan.

Kata dia, permasalahan itu sudah sering diadukan ke pemerintah, dan dilakukannya peninjauan secara langsung. Namun hingga saat ini perbaikan juga tak kunjung dilakukan.

“Memang sudah ada langkah-langkah solusi tindakan, tapi tidak ada progres. Sehingga hari ini kami melakukan pemblokiran, sebagai bentuk protes kami agar pemerintah menindak lanjuti ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu ia menegaskan, bahwa aksi pemblokiran jalan tidak akan dibuka hingga dilakukannya perbaikan, oleh pemerintah terhadap drainase yang telah meresahkan warga selama ini.

Baca Juga : Disdukcapil Ungkap Hadirnya MPP Membuat Pelayanan Lebih Baik

Di tempat yang sama, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Sudirman, saat melakukan peninjauan mengatakan dirinya akan melihat akar permasalahannya terlebih dulu.

“Untuk saat ini sementara diakukan pengerukan air, jadi kalau misalnya sebentar airnya sudah kering baru kita lihat apa permasalahannya. Apakah nanti akan kita buat gorong-gorong baru, ataukah pipanya yang kita geser, nanti kita lihat dulu,” terangnya.

Reporter : Muhammad Ismail

Facebook : Mediakendari