Murid SD di Kendari Nyaris Jadi Korban Penculikan, Lompat Dari Motor dan Diselamatkan Penjaga Kios

NEWS724 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Seorang murid SD Negeri 8 Mandonga Kendari nyaris menjadi korban penculikan pada Senin, 5 November 2022 sekitar pukul 08.00 WITA kemarin.

Video pengakuan korban sesaat usai diselamatkan salah seorang penjaga kios viral di media sosial dan menyebar di banyak WAG, Selasa 6 Desember 2022.

Berdasarkan tayangan video tersebut, nampak murid SD, berinisial S terlihat tengah duduk dan terdengar menjawab pertanyaan pemilik warung dengan suara gemetar.

“Kenapa langsung dia antara ko itu om-om nak, di mana dia ambil ko nak,” tanya ibu – ibu Penjaga Kios.”disana, disitu,” jawab S, dalam rekaman videonya.

Baca Juga : Disketapang Konsel Jamin Stok Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Dikonfirmasi dugaan penculikan ini, Kepala SD Negeri 8 Mandonga Kendari, Syamsurya membenarkan hal tersebut. Ia juga mengakui S adalah salah seorang murid di sekolah yang dipimpinnya itu.

Menurutnya, dirinya bersama para guru telah memanggil S, untuk menceritakan kronologi dugaan penculikan yang nyaris menimpangan itu.

Syamsurya mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat korban hendak ingin pergi ke sekolah untuk mengikuti ulangan yang digelar pada pukul 10.00 WITA.

Saat keluar dari Lorong Dolong, Jalan Sawerigading, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari ada seorang pria yang tidak dikenal menawarkan untuk mengantarkan ke sekolah.

Korban kemudian ikut bersama pria tersebut. Namun anehnya, bukan diturunkan di sekolah, korban mengaku justru dibawa hingga ke kawasan Kendari Barat.

“Alasannya diantar sampai sekolah, tapi pas sampai di sekolah dia lewat sampai di Kendari Barat. Alasannya katanya jemput dulu adiknya,” tutur Syamsurya.

Baca Juga : DLHK Kota Kendari Akan Bentuk Bank Sampah

Selanjutnya, saat dalam perjalanan membonceng korban, pelaku singgah di salah satu warung di sekitar Kendari Barat. Saat itu, korban tiba-tiba tersadar dan langsung lompat dari motor.

Saat turun dari motor korban langsung berlari sembunyi di salah satu kios, dan lalu diselamatkan ibu-ibu penjaga kios (yang videokan korban), serta langsung mengantarkannya ke sekolah.

“Jadi tiba-tiba ini anak dia seperti tersadar bergitu, ‘jangan sampai orang ini culik’, sehingga dia melarikan diri ke warung yang dekat situ,” ujar Syamsurya.

Ia juga menduga, muridnya itu sempat dihipnotis pelaku sebelum akhirnya diajak untuk ikut, dan dibawa pelaku menggunakan motornya ke arah Kendari Barat

Sebab, kata dia, saat (hari pertama usai kejadian-red) korban ditemui dan ditanya olehnya bersama sejumlah guru, korban seakan tidak dapat memberikan keterangan dengan baik dan nampak kebingungan.

Baca Juga : Penetapan Tersangka Dirinya Dianggap Inprosedural, Direktur PT Mandala Jayakarsa Bakal Lapor ke Mabes Polri

“Kaya bingung itu, nda fokus ya anaknya. Dia kaya menghayal begitu. Tapi setelah tadi ditanya kedua kalinya pas selesai ulangan dia mulai lancar menceritakan,” ucap Syamsurya.

Syamsurya juga menjelaskan, berdasarkan pengakuan muridnya itu, pelaku memiliki ciri-ciri berkulit hitam, tinggi, dan menggunakan motor berwarna hitam dan ungu.

Atas peristiwa ini, dirinya meminta para orang tua untuk bersama-sama mengimbau anaknya agar tidak mudah mengikuti ajakan orang yang tidak dikenal.

“Kepada orang tua siswa agar memberitahukan kepada anaknya untuk tidak ikut orang yang tidak dikenal, baik saat pergi sekolah maupun saat pulang,” pungkasnya.

Reporter : Muhammad Ismail