Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) memprediksi bakal meraih tiga kursi di DPRD Baubau periode 2019-2024, hasil Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tahun 2019.
Perolehan tersebut meningkat dibanding Pilcaleg 2014 lalu dimana PDIP Kota Baubau hanya mendapat satu kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang meliputi wilayah Kecamatan Kokalukuna, Bungi, Lealea dan Sorawolio.
Ketua DPC PDIP Baubau, La Ode Ahmad Monianse menuturkan, di Pemilu tahun 2019 pihaknya sudah bekerja secara maksimal. Menurutnya, dari hasil perhitungan internal, pihaknya mampu meraih satu kursi tiap Dapil dari tiga Dapil yang ada di Kota Baubau.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Meski begitu, mantan anggota DPRD Baubau ini belum bisa memprediksi posisi pihaknya, dari 25 kursi DPRD Baubau.
“Kita belum bisa memprediksi Caleg PDIP terpilih nantinya bisa menjadi salah satu unsur pimpinan DPRD Baubau. Karena kami belum mengantongi perolehan suara partai lain,” ucap Wakil Wali Kota Baubau ini, Selasa (23/4/2019).
Ditanya soal klaim mengklaim kemenangan, Monianse menghimbau agar para Caleg PDIP tidak melakukan hal itu dan menunggu hasil perhitungan resmi KPU Baubau. Dia ingin seluruh Caleg hanya perlu menjaga dan mempertahankan perolehan dalam setiap jenjang pleno penghitungan suara.
Monianse juga menegaskan agar kedepan Caleg terpilih dari PDIP tetap memberikan sikap kritis kendati dirinya merupakan orang nomor dua dipemerintahan Kota Baubau.
“Tetap berikan masukkan yang konstruktif kepada pemerintah itu harapan saya. Serta untuk teman-teman Caleg agar tidak mengumumkan posisi diri. Kita harus tetap mengacu pada hitungan resmi KPU,” pungkasnya. (A)











