Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) memprediksi bakal meraih tiga kursi di DPRD Baubau periode 2019-2024, hasil Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tahun 2019.
Perolehan tersebut meningkat dibanding Pilcaleg 2014 lalu dimana PDIP Kota Baubau hanya mendapat satu kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang meliputi wilayah Kecamatan Kokalukuna, Bungi, Lealea dan Sorawolio.
Ketua DPC PDIP Baubau, La Ode Ahmad Monianse menuturkan, di Pemilu tahun 2019 pihaknya sudah bekerja secara maksimal. Menurutnya, dari hasil perhitungan internal, pihaknya mampu meraih satu kursi tiap Dapil dari tiga Dapil yang ada di Kota Baubau.
Baca Juga :
- Jenderal Ke-4 Tumbang! Dewan Pembina MC Bareskrim Diduga Otak Penyadapan Sejak 2010, Tapi Belum Ditahan Karena Stroke
- Dua Jurnalis Kendari Dipanggil Polresta, AJI : Ini Kriminalisasi Pers, Minta Gubernur Copot Ridwan Badallah
- Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
- OPINI JAFRUN : Jokowi Datang Bukan Sebagai Presiden, Tapi Sebagai Warga Negara di Depan Hukum
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
Meski begitu, mantan anggota DPRD Baubau ini belum bisa memprediksi posisi pihaknya, dari 25 kursi DPRD Baubau.
“Kita belum bisa memprediksi Caleg PDIP terpilih nantinya bisa menjadi salah satu unsur pimpinan DPRD Baubau. Karena kami belum mengantongi perolehan suara partai lain,” ucap Wakil Wali Kota Baubau ini, Selasa (23/4/2019).
Ditanya soal klaim mengklaim kemenangan, Monianse menghimbau agar para Caleg PDIP tidak melakukan hal itu dan menunggu hasil perhitungan resmi KPU Baubau. Dia ingin seluruh Caleg hanya perlu menjaga dan mempertahankan perolehan dalam setiap jenjang pleno penghitungan suara.
Monianse juga menegaskan agar kedepan Caleg terpilih dari PDIP tetap memberikan sikap kritis kendati dirinya merupakan orang nomor dua dipemerintahan Kota Baubau.
“Tetap berikan masukkan yang konstruktif kepada pemerintah itu harapan saya. Serta untuk teman-teman Caleg agar tidak mengumumkan posisi diri. Kita harus tetap mengacu pada hitungan resmi KPU,” pungkasnya. (A)











