Reporter: Hasrun
RAROWATU UTARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Wumbumbangka Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana terus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan bagi masyarakat.
Peningkatan itu salah satunya dilakukan melalui agenda Rembuk Stunting yang digelar di Aula Kantor Desa Wumbumbangka Jumat, (26/7/2019), menghadirkan aparat desa dan koordinator Keluarga Berencana (KB) Desa Wumbubangka, pendamping desa tenaga ahli serta masyarakat.
Sekretaris Desa (Sekdes) Wumbumbangka, Karman menjelaskan, Rembuk Stunting penting bagi masyarakat Bombana, terkhusus warga Wumbumbangka agar dapat memahami fungksi kesehatan di kehidupan sehari-hari.
“Melalui program ini,dapat tercipta generasi yang lebih cerdas,” ujar Karman pada mediakendari.com, ditemui disela Rembuk Stunting.
BACA JUGA :
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
Karman juga menjelaskan, melalui program ini dapat diberikan edukasi kepada masyarakat wilayah itu, untuk hidup lebih sehat di lingkungan keluarga dan terlebih lagi dilingkungan masyarakat.
“Supaya masyarakat tidak buang air disembarang tempat,agar mereka sadar pentingnya memeriksakan anaknya di Puskesmas,” ungkapnya.
Selain itu, kata Karman, Rembuk Stunting juga bagian dari program untuk menunjang kemajuan di desa, misalkan dari desa tertinggal menjadi desa yang lebih maju.
“Semoga dengan program Rembuk Stunting ini, masyarakat Wumbumbangka lebih sadar dengan kebersihan dan kesehatan,” pungkasnya. (A)











