Reporter: Erwino
Editor : Taya
RAHA – Tepat 4 Juli 2019 Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) genap 60 tahun. Hari jadi Muna diperingati dengan upacara di Alun-alun Kota Raha, Kamis (4/7/201)
.
Bupati Muna LM. Rusman Emba mengatakan, dalam dua tahun 10 bulan perjalanan pemerintahan, geliat pembangunan secara perlahan namun pasti mengalami kemajuan. Meski diakui masih ada permasalahan yang muncul baik secara langsung maupun tidak langsung.
Rusman menyiasati pergeseran paradigma dari membangun daerah ke daerah membangun hingga selaras dengan penguatan dan pemberdayaan desa. Kebijakan alokasi dana desa terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menyebutkan pembangunan pariwisata juga penting. Muna mempunyai Gua Liangkabori yang mendapat penghargaan sebagai situs sejarah terpopuler tahun 2018 oleh kementerian pariwisata.
“Khusus padi beras kita akan mengembalikan kejayaan pae Wuna yang merupakan warisan leluhur. Sedangkan untuk komoditi jagung kuning, pemerintah daerah bekerja sama dengan petani bisa mengekspor 1500 ton. Untuk meningkatkan ekspor kita telah menyiapkan 10 ribu hektar lahan,” papar Rusman.
Baca Juga :
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
- Kejati Sultra Turun Tangan, Aset Pemprov yang Bermasalah Mulai Ditelusuri
- Strategi Penanganan Hukum di Pengadilan, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Tekankan Checks and Balances Hak Masyarakat
- Kajati Sultra Tanggapi Kapolda soal Kapal Azimat: Jangan Hanya Kejar Perkara, Negara dan Korban Harus Dapat Manfaat
Kedepannya, lanjut mantan anggota DPRD Sultra ini, kawasan perkotaan bakal dikembangkan. Tidak lagi berpusat di Kecamatan Katobu dan Batalaiworu. Pemerintah berencana membangun kawasan kota baru, termasuk pengembangan infrastruktur jalan saat ini juga menjadi agenda penting pemerintah.
“Selain pembangunan fisik jalan, pemerintah juga menyediakan listrik 24 jam di wilayah Muna Timur dengan kerja sama PT PLN Persero,” tukas suami Yanti Setiawati ini.(b)











