Reporter : Erwino
Editor : Kang Upi
MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Sulawesi Tenggara bakal kembali merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, Rustam mengungkapkan, seleksi calon abdi negara itu akan digelar Oktober mendatang usai pelantikan Presiden RI.
Rustam juga menjelaskan, untuk perekrutan ini, Pemkab mengusulkan kuota CPNS sebanyak 200 orang, terdiri dari formasi guru dan tenaga kesehatan. Dan untuk P3K, diusulkan sebanyak 130 orang, dengan formasi umum.
Rencananya, proses pelaksanaan seleksi CPNS ini tetap sama seperti yang sudah digelar sebelumnya, yakni dengan menggunakan sistem CAT.
“Usulannya sudah kita ajukan, tinggal menunggu putusan dari pusat,” kata Rustam di ruang kerjanya, Kamis (29/8/2019).
Ia juga menjelaskan, untuk penggajiannya daerah siap menanggung meskipun beban belanja pegawai di Bumi Sowite sudah mencapai 80 persen.
Baca Juga:
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
- Kejati Sultra Turun Tangan, Aset Pemprov yang Bermasalah Mulai Ditelusuri
- Strategi Penanganan Hukum di Pengadilan, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Tekankan Checks and Balances Hak Masyarakat
- Kajati Sultra Tanggapi Kapolda soal Kapal Azimat: Jangan Hanya Kejar Perkara, Negara dan Korban Harus Dapat Manfaat
Alasannya, lanjut Rustam, akan ada 187 PNS yang bakal pensiun di tahun ini. Selain itu, perekrutan CPNS lalu masih menyisakan beberapa kuota yang tidak terisi.
“Makanya Pemkab tetap akan melakukan perekrutan. Karena untuk mengisi kuota PNS yang sudah pensiun dan kuota lalu yang tidak tercukupi,” pungkas mantan Sekretaris DPMD Muna ini. /A











