Reporter : Indras
Editor : Kang Upi
KONAWE – Ratusan anggota TNI dan Polri, mengikuti apel gabungan pengamanan Pemilu 2019, di Halaman Kantor Bupati Konawe, Jumat (22/3/2019), pukul 08.00 Wita. Apel ini dipimpin Kapolres Konawe AKBP Muhammad Nur Akbar.S.I.K, SH.MH.
Baca Juga :
- Audiensi Warga Amberi vs PLN Nusantara Power Tidak Temui Titik Terang, Wabup Konawe: Jika Warga Menolak, Perusahaan Harus Angkat Kaki
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- Gagas Sampara Raya Cup I, Doktor Suryadi : Wadah Silaturahmi 8 Kecamatan dan Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Konawe
- Kapal Rakyat Mati Mesin di Perairan Lapuko, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Rescue
- GERAK-SULTRA Soroti Dugaan Keracunan Siswa SMA Tonggauna, Desak BGN dan Polisi Periksa Pengelolaan MBG
Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Nur Akbar menjelaskan, Pemilu serentak akan menjadi warisan kebangaan dan sorotan dunia Internasional, sebagai prestasi bangsa Indonesia yang mampu melaksanakan konsolidasi politik secara domokratis dan berintegritas.

“Kesuksesan Pemilu 2019 bergatung pada komitmen semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tidak hanya KPU, Bawaslu, partai politik tapi juga masyarakat umum,” terangnya.
Dalam apel gabungan yang mengangkat tema ‘tingkatkan sinegritas TNI – Polri dengan komponen lainnya guna mewujudkan Kamdagri yang kondusif’ ini, AKBP Muhammad Nur menerangkan bahwa Pemilu 2019 merupakan peluang berharga warga Indonesia, untuk memilih wakil di parlemen.
“Merupakan peluang berharga bagi warga Indonesia untuk memilih anggota legislatif yang akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan sekaligus sarana meminpin nasional guna mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa pada penyelengaraan Pemilu tahun 2019, terdapat potensi ancaman, ganguan, dan tantangan yang memungkinkan dapat menghambat kelencaraan penyelengaraannya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya bersama Bawaslu telah merilis Indeks Kerawanan Pemilu yang merupakan peta kerawanan yang diprediksi terjadi pada penyelengaraan Pemilu tiap daerah, meliputi sisi penyelengaraan dan sisi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ia berharap, seluru prajurit TNI dan Polri serta komponen masyarakat yang dilibatkan untuk mensukseskan Pemilu 2019, dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tangung jawab, secara penuh.
Baca Juga :
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Sejarah Baru Biliar Sultra! 48 Wonder Ladies Duel di Kraken Billiard, Ketua POBSI Kendari Ardiansyah Pratama Putra Siapkan Hadiah Rp 6,7 Juta + Trophy
“TNI dan Polri selaku insitusi yang bertangung jawab pengamanan Pemilu 2019, akan mengambil tindakan tegas sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku dan tidak ada toleransi sekecil apapun untuk pihak tertentu yang mengangu jalannya Pemilu 2019,” pungkasnya.
Apel gabungan turut dihadiri Komisiiner KPU Konawe, Kejari Konawe, Pj Sekda Konawe, Perwira lingkup Polres Konawe, Jajaran TNI, Pimpinan OPD Pemda Konawe, Camat se-Kabupaten Konawe, tokoh masyarakat, agama dan pemuda. (A)











