Reporter : Indras
Editor : Kang Upi
KONAWE – Ratusan anggota TNI dan Polri, mengikuti apel gabungan pengamanan Pemilu 2019, di Halaman Kantor Bupati Konawe, Jumat (22/3/2019), pukul 08.00 Wita. Apel ini dipimpin Kapolres Konawe AKBP Muhammad Nur Akbar.S.I.K, SH.MH.
Baca Juga :
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Dikbud Konawe Minta Pengelola MBG Sampaikan Laporan Berkala Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
- PLT Kepala Dikbud Konawe, Ahmad Djauhari Minta Satuan Pendidikan Patuhi 7 Poin Ini saat SPMB
- Pasien Keluhkan Beli Obat di Luar, BPJS Kesehatan Konawe Instruksikan Rumah Sakit Ganti Uang Pasien
- Kabar Gembira! BPKAD Konawe Mulai Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK, Ditargetkan Tuntas Juli 2026
Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Nur Akbar menjelaskan, Pemilu serentak akan menjadi warisan kebangaan dan sorotan dunia Internasional, sebagai prestasi bangsa Indonesia yang mampu melaksanakan konsolidasi politik secara domokratis dan berintegritas.

“Kesuksesan Pemilu 2019 bergatung pada komitmen semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tidak hanya KPU, Bawaslu, partai politik tapi juga masyarakat umum,” terangnya.
Dalam apel gabungan yang mengangkat tema ‘tingkatkan sinegritas TNI – Polri dengan komponen lainnya guna mewujudkan Kamdagri yang kondusif’ ini, AKBP Muhammad Nur menerangkan bahwa Pemilu 2019 merupakan peluang berharga warga Indonesia, untuk memilih wakil di parlemen.
“Merupakan peluang berharga bagi warga Indonesia untuk memilih anggota legislatif yang akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan sekaligus sarana meminpin nasional guna mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa pada penyelengaraan Pemilu tahun 2019, terdapat potensi ancaman, ganguan, dan tantangan yang memungkinkan dapat menghambat kelencaraan penyelengaraannya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya bersama Bawaslu telah merilis Indeks Kerawanan Pemilu yang merupakan peta kerawanan yang diprediksi terjadi pada penyelengaraan Pemilu tiap daerah, meliputi sisi penyelengaraan dan sisi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ia berharap, seluru prajurit TNI dan Polri serta komponen masyarakat yang dilibatkan untuk mensukseskan Pemilu 2019, dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tangung jawab, secara penuh.
Baca Juga :
- Pakai Busana Adat saat HUT IKWI ke 65, IKWI Sultra Masuk Juara
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Usai Live Program Jaksa Menjawab, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan ke Jaksa Kejari Muna
- ASR: Tambang Boleh Tapi Harus Bertanggung Jawab
- DPRD Sultra Bentuk Pansus Pertanggungjawaban APBD 2025, Kepala OPD Wajib Hadir Tanpa Diwakilkan
- Menteri Kebudayaan Dorong Tiga Makam Sultan Buton Jadi Cagar Budaya Nasional
“TNI dan Polri selaku insitusi yang bertangung jawab pengamanan Pemilu 2019, akan mengambil tindakan tegas sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku dan tidak ada toleransi sekecil apapun untuk pihak tertentu yang mengangu jalannya Pemilu 2019,” pungkasnya.
Apel gabungan turut dihadiri Komisiiner KPU Konawe, Kejari Konawe, Pj Sekda Konawe, Perwira lingkup Polres Konawe, Jajaran TNI, Pimpinan OPD Pemda Konawe, Camat se-Kabupaten Konawe, tokoh masyarakat, agama dan pemuda. (A)











