Polisi Amankan Kericuhan di Area Tambang Nikel PT Askom Matarape, Sejumlah Warga Paksa Operator Turun dari Alat Berat
KONUT, Mediakendari.com – Kericuhan terjadi di area operasional PT Askom Matarape, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/10).
Sejumlah warga terlihat memaksa seorang operator alat berat untuk turun dan menghentikan aktivitasnya.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah unit wheel loader kuning dihentikan di tengah jalan hauling tanah merah. Seorang pria berbaju loreng merah putih yang berada di atas alat berat diteriaki oleh sejumlah orang agar segera turun.
“Turun! Turun! Jangan banyak bicara! Matikan mesinnya, cabut kuncinya!” teriak warga dalam video tersebut.
Beberapa warga tampak naik ke badan loader dan menarik operator tersebut, sementara yang lain menunjuk-nunjuk ke arah kabin. Situasi sempat memanas.
Terlihat sejumlah personel kepolisian berseragam lengkap dengan helm putih dan sepatu boot kuning, serta personel Brimob bersenjata, berada di lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrok fisik meluas. Beberapa petugas tampak mencoba menenangkan massa dan menjaga jarak.
Hingga video berakhir, operator masih bertahan di atas alat berat, sementara ketegangan antara warga dan pihak perusahaan terus berlanjut. Belum diketahui pasti penyebab utama aksi tersebut.
Informasi awal yang dihimpun, aksi ini diduga buntut dari sengketa lahan atau tuntutan masyarakat lingkar tambang. Namun pihak manajemen PT Askim Matarape maupun Polres terkait belum memberikan keterangan resmi.
Pihak kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi untuk mencegah kericuhan susulan.
Laporan : Tim Redaksi











