Redaksi
UNAAHA – Rangkaian acara peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-59 ditutup dengan ramah tamah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di pelataran Kantor Bupati, Jumat (8/3/2019) malam. Kegiatan itu turut dimeriahkan dengan penampilan Band Wali.

Kegiatan ramah tamah itu dihadiri lansung Bupati Kery Saiful Konggoasa bersama Wakil Bupati (Wabup), Gusli Topan Sabara, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe, penjabat eselon lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan segenap lapisan masyarakat.
Baca Juga :
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Pemda Konawe, Gerak Sultra Tagih Janji Kapolres
- Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Konawe Gelar Pasar Murah, Cek Kesehatan dan Sunatan Massal Gratis
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Tri Saktiawan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara mengatakan, peringatan HUT Konawe merupakan titik awal bagi semua masyarakat dalam mengisi kembali lembaran sejarah saat ini dan yang akan datang. Dimana dirinya ingin memastikan bahwa sejarah yang akan tercipta nantinya, adalah untaian cerita indah yang patut dikenang dan dijadikan sebagai teladan bagi generasi mendatang.
“Saya berharap peristiwa ini bukanlah hanya sebuah acara yang hanya semarak dalam prosesi seremonialnya saja, tetapi menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menata daerah yang kita cinta ini, dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju masyarakat Konawe yang maju dan sejahtera,” terangnya.

Selain itu, Gusli juga berharap momentum HUT Konawe ke-59 ini harus dimanfaatkan untuk meraih hikmah filosofi yang bermakna introspektif dan prospektif. Sehingga melalui hikmah tersebut dapat menjadikan masa lalu sebagai pondasi yang sangat bernilai, dalam merefleksikan perjalanan yang telah dilalui.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
- Strategi Penanganan Hukum di Pengadilan, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Tekankan Checks and Balances Hak Masyarakat
- Istri Gubernur Sultra ASR Bungkam Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2.19, Gerak Sultra Akan Pertanyakan Langsung ke Kejagung dan Kejati Sultra
- Ngaku Polisi di Live Media Sosial, Pria Diduga Bernama Imran Al Mura Diamankan Polsek Ranomeeto
“Menyegarkan kembali ingatan kita atas prestasi dan keberhasilan yang telah kita raih, mencermati sisi-sisi lemah dan kekurangan yang telah terjadi, kemudian menjadikan titik star untuk membulatkan tekat bersama merancang formula masa depan,” kata mantan Ketua DPRD Konawe itu.
Berlandaskan hal itu, dirinya bersama Bupati membuat grand strategy pembangunan Konawe dalam lima tahun kedepan ke dalam konsep gerbang membangun masyarakat sejahtera, berkelanjutan dan berdaya saing (Gemilang), dengan harapan konsep Gemilang ini difokuskan pada pelayanan masyarakat Konawe.
“Saya berharap, kita semua dapat bekerja sama untuk mensukseskan pembangunan Konawe. Semoga kami dapat membawa kegemilangan bagi tanah leluhur yang kita cinta ini, sekarang dan pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan Presiden (Pilpres) Pemilihan Legislatif (Pileg) dan DPD. Agar memilih wakil-wakil rakyat yang nantinya mampu menyuarakan aspirasi masyarakat untuk pembangunan Konawe ke depannya.











