Redaksi
UNAAHA – Rangkaian acara peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-59 ditutup dengan ramah tamah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di pelataran Kantor Bupati, Jumat (8/3/2019) malam. Kegiatan itu turut dimeriahkan dengan penampilan Band Wali.

Kegiatan ramah tamah itu dihadiri lansung Bupati Kery Saiful Konggoasa bersama Wakil Bupati (Wabup), Gusli Topan Sabara, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe, penjabat eselon lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan segenap lapisan masyarakat.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Soroti Dugaan Keracunan Siswa SMA Tonggauna, Desak BGN dan Polisi Periksa Pengelolaan MBG
- Konawe Raih Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Se-Sultra, Pemkab : Bukti Tata Kelola Anggaran Yang Akuntabel
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
- IMIK Jakarta Desak Evaluasi dan Penghentian Sementara Aktivitas PT EMS Usai Truk Tangki Hantam Rumah Warga
- MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Dua Jaksa Kejari Konawe
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Pemda Konawe, Gerak Sultra Tagih Janji Kapolres
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara mengatakan, peringatan HUT Konawe merupakan titik awal bagi semua masyarakat dalam mengisi kembali lembaran sejarah saat ini dan yang akan datang. Dimana dirinya ingin memastikan bahwa sejarah yang akan tercipta nantinya, adalah untaian cerita indah yang patut dikenang dan dijadikan sebagai teladan bagi generasi mendatang.
“Saya berharap peristiwa ini bukanlah hanya sebuah acara yang hanya semarak dalam prosesi seremonialnya saja, tetapi menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menata daerah yang kita cinta ini, dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju masyarakat Konawe yang maju dan sejahtera,” terangnya.

Selain itu, Gusli juga berharap momentum HUT Konawe ke-59 ini harus dimanfaatkan untuk meraih hikmah filosofi yang bermakna introspektif dan prospektif. Sehingga melalui hikmah tersebut dapat menjadikan masa lalu sebagai pondasi yang sangat bernilai, dalam merefleksikan perjalanan yang telah dilalui.
Baca Juga :
- Dua Tahun Gubernur ASR Memimpin Sultra, FPKPK Soroti Kinerja Pemerintahan
- Aliansi Pemuda Sultra Serukan AKSI Boikot, Desak Tutup Permanen Dapur MBG Wonggeduku Usai Temuan Bangkai TIKUS
- LIRA Desak Kejati Telusuri Dugaan Dana Pilkada Gubernur Sultra ASR dari PT TMS, Soroti Denda Rp2,09 Triliun
- MBG Kembali Makan Korban di SMA 1 Tongauna Konawe, Ketua KNPI Sultra Berang : Jangan Ada yang Dilindungi
- KNPI Sultra Tuntut Investigasi Total Tragedi Longsong Tambang Nikel di Konut
- PWI Sultra Sambut Integrasi Website PWI Pusat dan Daerah, News Room Dinilai Perkuat Organisasi
“Menyegarkan kembali ingatan kita atas prestasi dan keberhasilan yang telah kita raih, mencermati sisi-sisi lemah dan kekurangan yang telah terjadi, kemudian menjadikan titik star untuk membulatkan tekat bersama merancang formula masa depan,” kata mantan Ketua DPRD Konawe itu.
Berlandaskan hal itu, dirinya bersama Bupati membuat grand strategy pembangunan Konawe dalam lima tahun kedepan ke dalam konsep gerbang membangun masyarakat sejahtera, berkelanjutan dan berdaya saing (Gemilang), dengan harapan konsep Gemilang ini difokuskan pada pelayanan masyarakat Konawe.
“Saya berharap, kita semua dapat bekerja sama untuk mensukseskan pembangunan Konawe. Semoga kami dapat membawa kegemilangan bagi tanah leluhur yang kita cinta ini, sekarang dan pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan Presiden (Pilpres) Pemilihan Legislatif (Pileg) dan DPD. Agar memilih wakil-wakil rakyat yang nantinya mampu menyuarakan aspirasi masyarakat untuk pembangunan Konawe ke depannya.











