Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Ratusan umat Hindu asal Desa Sumber Jaya Kecamatan Lalembu Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar upacara melesti di Pantai Tompobatu, Rabu (11/9/2019).
Pantai Tompobatu initerletak di Jalan poros Kasipute -Tinanggea Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana.
Ketua Pelaksana Upacara Melasti, Iketut Pastika mengatakan, umat hindu mulai melakukan upacara yang disebut ngentet lingge atau pensucuian sejak 30 Agustus yang lalu.
“Dan sekarang kita lakukan upacara yang disebut melasti di tepi laut dengan mengahanyutkan ayam itik serta kambing,” ujar Iketut Pastika kepada mediakendari.com.
Baca Juga:
- Satgas Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Silaturahmi ke Wagub Sultra, Bahas Keberadaan PT SCM di Routa
- Mutasi Besar Polri: Sejumlah Kapolda dan Wakapolda Berganti, Roycke Harry Langie Naik Jadi Astamaops
- Di Harla Kejaksaan ke 81 Tahun 2 September, Mampukah Kejagung seret Istri Gubernur Sultra ASR Diduga Kebal Hukum? Sanksi PKH Rp2,19 Gegara Garap Hutan Lindung di Kabaena, Bombana
- Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Konawe Gelar Pasar Murah, Cek Kesehatan dan Sunatan Massal Gratis
- Kejagung diminta Transparan Terkait Pengembalian Uang Negara Hasil Garapan Hutan Lindung Milik Istri Gubernur ASR di Bombana Capai Rp2,19 T
- PT Pandu Torobulu Disebut Nihil Produksi, Hanya Melakukan Pengupasan OB
Ketut juga menjelaskan, dalam ajaran hindu upacara melasti diyakini sebagai cara mensucikan dan membersihkan kotoran bumi dan manusia sebelum menuju ketempat istana Tuhan yang maha esa.
“Kegiatan ini adalah bersih – bersih atau menghanyutkan kotoran yang melakat pada manusia dan bumi melalaui lautan, sebelum kita menemptakan istana Tuhan,” pungkasnya. /B











