Reporter : Indras
Editor : Kang Upi
KONAWE – Perwakilan dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) menggelar rapat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe di Ruang Rapat Wakil Bupati Konawe, Rabu (13/03/2019).
Tim Setjen Wantannas dipimpin langsung Marsda TNI Dr. Sungkono, S.E., M.Si, selaku Deputi Pengembangan, dan diterima langsung Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.
Pertemuan yang di ikuti jajaran OPD Pemda Konawe ini, mengangkat tema ‘menggali potensi Nasional Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mendukung ketahanan dan keamanan Negara dalam rangka ketahanan Nasional’.
Marsada TNI Dr.sungkono menjelaskan, kehadiran dirinya bersama Tim Setjen Wantannas ini untuk melaksanakan kajian Daerah, guna untuk mendapatkan informasi permasalahan Daerah dan sebagai bahan data primer untuk melaksanakan rapat kerja.
Selain itu, pertemuan juga bertujuan interniasi nilai-nilai bela Negara secara rinci, untuk merumuskan rancangan kebijakan dan strategi Nasional dalam dalam rangka pembinaan ketahanan Nasional.
“Bagaimana untuk mengali potensi sumberdaya alam, manusia yang nantinya bisa untuk mendukung pertahanan dan keamanan Negara,” tutupnya.
Baca Juga :
- Satgas KSD DPP LAT Layangkan Surat Kedua ke SCM, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Sumber Daya
- LSM FKPK dan GERAK Minta Pernyataan Sekretaris LPM soal Kepemilikan Wisata Pantai Toronipa Diuji
- Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara. ST. MM menjelakan, bahwa kabupaten yang dipimpinnya itu memiliki beragam ras dan etnis.
“Salah satu program Pemda untuk mensejahterkan masyarakat Konawe yaitu program Satgas yang menangani kemiskinan,” pungkasnya. (B)











