Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
JAKARTA – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Bae menyebut, kecil kemungkinan Rusman Emba mendapat dukungan Partai Golkar untuk berlaga di Pilkada Muna 2020 mendatang.
Rusman Emba kata dia tidak menguntungkan Partai Golkar, bahkan partainya sendiri, PDIP. Pasalnya, di Kabupaten Muna yang jadi Ketua DPRD berasal dari Partai Hanura. Sehingga hal itu bakal jadi pertimbangan DPP.
“Sekarang ini sangat kecil untuk didukung oleh Golkar. Dulu memang Golkar tidak dukung dia, tetapi peribadiku dulu,” jelasnya.
Ridwan membeberkan, saat ini yang sudah komunikasi langsung dengan dirinya adalah Syafirudin Udu dan Rajiun Tumada.
Baca Juga:
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
“Kalau Rusman Emba pasti takut ketemu dengan saya. Karena ada yang belum dia selesaikan,” katanya sambil tertawa.
Saat ini yang sudah mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada Muna melalui pintu Partai Golkar sudah tiga orang. Rajiun Tumada, Rusman Emba dan Syarifuddin Udu.
Menurut Anggota DPR RI dapil Sultra periode 2019-2024 ini, ketiga nama tersebut masih dalam pengamatan DPD II Muna dan DPD I Golkar Sultra. Karena yang dilihat adalah apakah kandidat yang diusung ini tidak akan menganggu proses politik Golkar, sedangkan menguntungkan dan elektabilitas adalah poin terakhir. (B)











